Kontroversi Izin Wisata Ulu Musi Rejang Lebong
Kantor Dinas Pariwisata Rejang Lebong

Libur Lebaran 2026, Wisata Rejang Lebong Raup PAD Rp 612 Juta dalam 3 Hari

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Rejang Lebong – Sektor pariwisata Kabupaten Rejang Lebong mencatat lonjakan kunjungan selama libur Lebaran 2026. Dalam tiga hari, dua destinasi wisata andalan daerah itu dikunjungi 5.783 wisatawan dan menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 612 juta.

Data sementara Dinas Pariwisata (Dispar) Rejang Lebong untuk periode 21-24 Maret 2026 menunjukkan peningkatan kunjungan terjadi di dua objek wisata utama milik pemerintah daerah, yakni Suban Air Panas dan Danau Mas Harun Bastari.

Suban Air Panas masih menjadi tujuan favorit wisatawan dengan total 2.780 pengunjung. Sementara Danau Mas Harun Bastari mencatat kunjungan lebih dari 3.000 orang sepanjang periode libur tersebut.

Lonjakan wisatawan lokal maupun dari luar daerah ini dinilai menjadi kabar positif bagi sektor pariwisata Rejang Lebong. Kondisi tersebut juga memunculkan harapan baru bagi masyarakat, mengingat pemerintah daerah saat ini hanya mengandalkan dua objek wisata utama di Curup.

Kepala Dinas Pariwisata Rejang Lebong Riki Irawan mengatakan peningkatan jumlah kunjungan pada libur Lebaran tahun ini berlangsung sangat signifikan, terutama dalam dua hari terakhir masa libur.

“Jumlah kunjungan melonjak hingga 100 persen. Jika hari Senin sore tercatat 12 ribu pengunjung, hari Selasa itu angkanya sudah menembus 20 ribu,” ujar Riki, Kamis (25/3/2026).

Menurutnya, arus kendaraan roda dua maupun roda empat hingga kini masih terus terpantau keluar-masuk kawasan wisata. Tingginya mobilitas pengunjung disebut menjadi indikator antusiasme masyarakat yang masih besar untuk berwisata di Rejang Lebong.

Sementara itu, pengelola objek wisata mulai melakukan langkah antisipasi untuk menekan potensi kemacetan akibat kepadatan kendaraan. Salah satu upaya yang dilakukan ialah memperluas area parkir agar kendaraan tidak meluber hingga ke badan jalan.

“Kami juga melakukan rekayasa dengan membagi jalur masuk menjadi dua lajur untuk roda dua dan roda empat guna mempercepat proses transaksi tiket,” kata petugas pengelola.

Dengan tingginya angka kunjungan tersebut, sektor pariwisata Rejang Lebong dinilai kembali menunjukkan kontribusi penting terhadap pendapatan daerah selama momentum libur panjang Lebaran tahun ini.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang secara aktif melaporkan perkembangan daerah, peristiwa lokal, dan isu-isu masyarakat dengan penekanan pada akurasi serta kejelasan informasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *