Koperasi Merah Putih Ditinjau Pangdam XXI dan Wali Kota Bengkulu, Ini Tujuan Pembangunannya

Bengkulu – Koperasi Merah Putih di Kota Bengkulu mendapat perhatian langsung dari pimpinan TNI AD dan pemerintah daerah. Pangdam XXI/Radin Inten Kristomei Sianturi bersama Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi meninjau lokasi pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Jalan Setia Negara, Kelurahan Kandang Mas, Kecamatan Kampung Melayu, Selasa (24/2/2026).
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari dukungan TNI AD terhadap penguatan ekonomi masyarakat melalui Koperasi Merah Putih, khususnya di tingkat desa dan kelurahan. Dalam kegiatan itu, Pangdam bersama rombongan melihat langsung progres pembangunan sarana dan prasarana koperasi yang sedang berjalan.
Kristomei Sianturi menegaskan, keberadaan Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi penggerak utama perekonomian warga, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat ketahanan ekonomi wilayah secara berkelanjutan.
Sementara itu, Dedy Wahyudi menyatakan komitmen pemerintah kota untuk terus mendukung program-program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan rakyat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat agar koperasi yang dibangun dapat dikelola secara profesional dan berkelanjutan.
Harapan serupa juga disampaikan agar pembangunan Koperasi Merah Putih di Kota Bengkulu benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat setempat, tidak hanya sebagai fasilitas ekonomi, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan warga.
Sebelumnya, upaya penguatan ekonomi desa melalui program Koperasi Merah Putih di Provinsi Bengkulu diklaim menunjukkan capaian signifikan secara nasional. Pemerintah Provinsi Bengkulu menyebut progres pembangunan koperasi tersebut menempatkan Bengkulu dalam jajaran lima besar nasional, sekaligus mendorong penguatan koordinasi lintas sektor untuk mengejar target yang tersisa.
Komitmen itu mengemuka dalam rapat koordinasi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Korem 041/Gamas yang digelar di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (26/1). Rapat tersebut dipimpin Wakil Gubernur Bengkulu Mian, didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, serta dihadiri Komandan Korem 041/Gamas Jatmiko Aryanto.
“Bengkulu berada di posisi kelima dengan progres yang sangat baik dalam pembangunan Koperasi Desa Merah Putih,” ujar Mian.
Data Pemerintah Provinsi Bengkulu mencatat, hingga saat ini sebanyak 1.505 Koperasi Desa Merah Putih di Bengkulu telah memiliki badan hukum. Selain itu, per 31 Desember lalu, terdapat 351 gerai koperasi yang telah masuk tahap proses pembangunan dan telah dialokasikan anggarannya.
Meski capaian tersebut dinilai positif, Mian mengakui masih terdapat sejumlah kendala yang perlu diselesaikan. “Masih ada beberapa PR yang harus diselesaikan, di antaranya 428 koperasi yang belum memiliki lahan pembangunan, kemudian 118 koperasi masih memiliki permasalahan terkait surat-surat dan hibah, serta adanya beberapa komplain. Kita berharap pada 2026 semuanya bisa clear,” jelasnya.
Sementara itu, Brigjen TNI Jatmiko Aryanto menegaskan pentingnya kesinambungan koordinasi lintas sektor antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan unsur terkait lainnya. “Kami akan terus berkoordinasi dengan Pemprov maupun pemerintah kabupaten agar pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini benar-benar dapat tercapai sesuai target yang diharapkan,” tutupnya.






