Mobil yang dilengkapi GPS itu akhirnya ditemukan oleh korban di Pandeglang, Banten. Pada Kamis (2/1), IA bersama rekannya mencoba mengambil kembali mobil tersebut di rest area Km 45 Tol Tangerang. Namun, upaya itu berujung keributan dan berakhir dengan penembakan yang menewaskan IA serta melukai rekannya, R (59).
Keterlibatan Oknum TNI AL
Penembakan terhadap IA melibatkan tiga oknum anggota TNI AL, yaitu Sertu AA, Sertu RH, dan Kelasi Kepala (KLK) BA. Salah satu dari mereka merupakan anggota Komando Pasukan Katak (Kopaska), unit khusus elite milik TNI AL.
Pengadilan Militer II-08 Jakarta kini tengah meneliti berkas perkara, dan TNI memastikan sidang terhadap ketiga anggotanya akan digelar secara terbuka.














