Bengkulu Tengah — Kepala Desa Dusun Baru 1, Fauzi, menghadiri pemilihan Ketua Organisasi Warga Perumahan Tebat Rapak Tahap 2, Desa Dusun Baru 1, Kecamatan Pondok Kubang, Kabupaten Bengkulu Tengah, Minggu (30/8/2026).
Pemilihan yang berlangsung di lingkungan Perumahan Tebat Rapak Tahap 2 tersebut diikuti delapan calon. Kehadiran Kepala Desa Fauzi yang didampingi perangkat desa menjadi bagian dari upaya pemerintah desa memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan warga.

Perumahan Tebat Rapak Tahap 2 berada dalam wilayah administratif Desa Dusun Baru 1. Keberadaan organisasi warga diharapkan dapat menjadi wadah komunikasi dalam menyampaikan aspirasi, kebutuhan serta berbagai kepentingan masyarakat di lingkungan perumahan.
Delapan calon yang mengikuti pemilihan tersebut yakni Idham Chalid, Erin Novianto, Merta Kusuma, Adip, Candra Hadinata, Dedi Dores, Wahyu Setio Budi dan Okta.
Proses pemilihan berlangsung dalam dua putaran. Pada putaran pertama, panitia mencatat sebanyak 150 suara masuk.
Hasil penghitungan putaran pertama menempatkan tiga calon dengan perolehan suara tertinggi untuk melanjutkan ke putaran kedua. Idham Chalid memperoleh 33 suara, sedangkan Erin Novianto dan Merta Kusuma masing-masing mendapatkan 29 suara.
Ketiga calon tersebut kemudian kembali mengikuti pemilihan putaran kedua yang dilaksanakan pada hari yang sama.
Pada putaran kedua, Merta Kusuma berhasil meraih suara terbanyak dengan perolehan 54 suara. Erin Novianto memperoleh 47 suara, sedangkan Idham Chalid mendapatkan 41 suara.
Panitia juga mencatat sebanyak 3 suara tidak sah. Dengan demikian, total suara yang masuk pada putaran kedua mencapai 145 suara.
Hasil tersebut menempatkan Merta Kusuma sebagai peraih suara terbanyak sekaligus Ketua Organisasi Warga Perumahan Tebat Rapak Tahap 2 terpilih.
Mewakili Ketua Panitia Pemilihan, Sekretaris Panitia, Okta, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan pemilihan.
Menurut Okta, pembentukan Organisasi Warga Perumahan Tebat Rapak Tahap 2 merupakan inisiatif dari warga. Organisasi tersebut dibentuk sebagai wadah bersama untuk memperkuat komunikasi, kebersamaan serta koordinasi antarwarga di lingkungan perumahan.
“Organisasi ini merupakan inisiatif dari warga. Jadi, pembentukannya memang berangkat dari keinginan warga sendiri untuk memiliki wadah bersama dalam berkomunikasi dan mengkoordinasikan berbagai kepentingan di lingkungan,” ujar Okta.
Ia menjelaskan, pelaksanaan pemilihan juga dilakukan secara swadaya. Seluruh kebutuhan penyelenggaraan kegiatan dipersiapkan dan didukung secara gotong royong oleh panitia dan warga.
“Untuk penyelenggaraan pemilihan ini, dana yang digunakan merupakan swadaya panitia. Kami berusaha melaksanakan seluruh tahapan dengan kemampuan yang ada dan mengutamakan kebersamaan,” katanya.
Okta juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Desa Dusun Baru 1 beserta perangkat desa yang telah hadir dan memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.
“Terima kasih kami sampaikan kepada Kepala Desa Dusun Baru 1 beserta perangkat desa atas support dan dukungannya. Terima kasih juga kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi serta rekan-rekan panitia yang sudah bekerja sama sehingga seluruh rangkaian pemilihan dapat berjalan dengan baik dan tertib,” ujarnya.
Ia berharap terbentuknya organisasi warga dan terpilihnya ketua baru dapat menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan masyarakat di Perumahan Tebat Rapak Tahap 2.
“Yang terpenting setelah pemilihan ini adalah bagaimana kita tetap menjaga kekompakan. Siapa pun pilihan kita sebelumnya, setelah hasil ditetapkan mari kita bersama-sama mendukung ketua terpilih untuk menjalankan tugas dan membangun lingkungan,” katanya.
Kepala Desa Dusun Baru 1, Fauzi, mengapresiasi pelaksanaan pemilihan yang berlangsung secara langsung dan tertib. Ia berharap ketua terpilih dapat menjalankan amanah serta mampu merangkul seluruh warga tanpa melihat perbedaan pilihan dalam proses pemilihan.
“Kita berharap ketua yang terpilih dapat menjalankan amanah dengan baik dan bisa merangkul seluruh warga. Setelah pemilihan ini selesai, mari kita kembali bersama-sama menjaga kekompakan dan kebersamaan,” ujar Fauzi.
Menurut Fauzi, perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi. Namun, setelah pemilihan selesai, seluruh warga diharapkan dapat kembali bersatu untuk menjaga keharmonisan dan membangun lingkungan bersama.
Ia juga mengajak warga Perumahan Tebat Rapak Tahap 2 untuk terus berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Dusun Baru 1, terutama dalam menyampaikan aspirasi, kebutuhan maupun berbagai persoalan yang muncul di lingkungan perumahan.
“Kami berharap warga Tebat Rapak Tahap 2 terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, baik dalam menyampaikan aspirasi maupun persoalan yang ada di lingkungan. Pemerintah desa tentu akan berupaya memberikan dukungan sesuai kewenangan dan kemampuan yang ada,” katanya.
Sementara itu, Ketua Organisasi Warga Perumahan Tebat Rapak Tahap 2, Merta Kusuma, menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
Merta mengatakan hasil pemilihan tersebut bukan sekadar kemenangan, tetapi merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab untuk kepentingan seluruh warga.
“Terima kasih kepada seluruh warga yang telah memberikan kepercayaan kepada saya. Ini merupakan amanah dari warga dan tentu akan saya jalankan dengan sebaik-baiknya,” kata Merta.
Ia juga mengajak seluruh calon yang sebelumnya ikut dalam proses pemilihan untuk bersama-sama menjaga kekompakan dan memberikan kontribusi bagi kemajuan lingkungan Perumahan Tebat Rapak Tahap 2.
Menurutnya, seluruh calon memiliki niat yang sama untuk memberikan yang terbaik bagi warga. Karena itu, setelah proses pemilihan berakhir, perbedaan pilihan diharapkan tidak menjadi penghalang untuk bekerja sama.
“Setelah pemilihan ini, mari kita kembali bersama. Semua calon tentu memiliki niat yang baik untuk lingkungan. Saya berharap kita bisa saling mendukung dan bekerja sama demi kepentingan seluruh warga,” pungkasnya.







