Orang Jepang terkenal dengan rahasia umur panjang mereka, yang sering kali disertai dengan kebahagiaan. Salah satu prinsip yang diterapkan oleh masyarakat Jepang untuk mencapai kedua hal ini disebut “Ikigai.” Prinsip hidup ini diyakini menjadi salah satu kunci kesuksesan mereka dalam menjalani kehidupan yang bermakna dan panjang.
Menurut Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Republik Indonesia, masyarakat Jepang mempercayai bahwa dengan menumbuhkan Ikigai dalam hidup, mereka semakin menemukan makna dalam kehidupan. Prinsip ini diterjemahkan menjadi “alasan hidup” atau “tujuan hidup” yang menjadikan mereka merasa terinspirasi dan bersemangat dalam menjalani setiap harinya.
Salah satu dampak positif dari menerapkan prinsip Ikigai adalah peningkatan angka harapan hidup. Orang Jepang dikenal memiliki salah satu angka harapan hidup tertinggi di dunia. Ini bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari pemahaman mendalam akan arti hidup dan tujuan dalam menjalaninya.
Menurut laporan dari CNBC, prinsip Ikigai juga telah terbukti mampu membuat harapan hidup penyintas kanker menjadi lebih tinggi. Seorang ahli gizi, Michiko Tomioka, berbagi kisah inspiratif tentang seorang wanita bernama Mikiyo Kakutani yang mengidap kanker. Dengan menerapkan prinsip Ikigai, Kakutani mampu bertahan lama dan hidup lebih bahagia meskipun menghadapi tantangan kesehatan yang serius.
Dalam pandangan orang Jepang, menemukan dan menjalani Ikigai tidak selalu berarti mencari pekerjaan yang sempurna atau mencari nafkah. Ini adalah tentang menemukan keseimbangan antara apa yang Anda cintai, apa yang Anda kuasai, apa yang dunia butuhkan, dan apa yang bisa Anda hasilkan. Ketika semua elemen ini bersatu, seseorang dapat merasakan kebahagiaan yang mendalam dan hidup dengan tujuan yang jelas.