Bengkulu – Menjelang aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Senin (25/8/25), gaung seruan “Bubarkan DPR” makin santer terdengar di jagat maya. Gelombang kritik itu mencuat setelah muncul isu kenaikan gaji anggota dewan yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat.
Di sisi lain, kondisi pasar tradisional menunjukkan situasi berbeda. Kebutuhan pokok, terutama cabai, masih berada pada harga normal. Pantauan di Pasar Panorama, Kota Bengkulu, harga cabai merah berkisar Rp30 ribu–Rp35 ribu per kilogram, cabai rawit hijau Rp35 ribu, sedangkan cabai rawit merah atau yang populer disebut cabai setan Rp40 ribu–Rp45 ribu per kilogram.
“Belum ada kenaikan yang signifikan, masih relatif stabilnya, mengingat 3 jenis cabai ini dikarenakan pasokannya yang masih cukup untuk memenuhi permintaan pasar,” jelas Zamratul Aini, pedagang cabai yang sudah puluhan tahun berjualan.
Meski demikian, ia mengingatkan harga cabai cenderung berfluktuasi. “Kalau saya cabai merah jualnya 30 ribu rupiah per kilogram, ada juga pedagang lain yang jual 35, kalau cabai rawit hijau 35 ribu rupiah per kilogram, kalau cabai setan 45 ribu rupiah saya jual,” tuturnya.














