Salah satu fokus adalah soal venue pertandingan. Saat ini, pihaknya masih melakukan pendataan dan penilaian terhadap lokasi-lokasi potensial untuk pelaksanaan Porprov.
“Kita sudah punya data lokasi venue tiap Cabor. Tapi tentu harus sesuai standar pertandingan resmi. Kalau menyewa atau meminjam, harus dalam kondisi layak,” jelasnya.
Ia menekankan perlunya sinergi antarlembaga agar persiapan Porprov berjalan optimal. “Insyaallah kita on track. Pimpinan juga memberi perhatian cukup baik terhadap kesiapan event ini,” imbuhnya.
Venue Masih Jadi Tantangan
Hamka mengakui, belum banyak venue di Tangsel yang memenuhi standar resmi. Fasilitas seperti tribun penonton dan sarana pendukung masih minim.
“Terus terang, belum banyak venue kita yang sesuai standar pertandingan resmi. Ini menjadi PR besar,” tegasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyatakan kesiapan Pemkot Tangsel menjadi tuan rumah Porprov Banten 2026. Bahkan, lima venue olahraga akan dibangun pada 2025, termasuk lapangan baseball di kawasan Alam Sutera.














