Alaku

Empat Warga Bengkulu Diduga Korban TPPO di Kamboja, Pemprov Pastikan Pemulangan dan Perlindungan Penuh

Empat Warga Bengkulu Diduga Korban TPPO di Kamboja, Pemprov Pastikan Pemulangan dan Perlindungan Penuh (foto: dok istimewa)

Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan langkah konkret untuk melindungi dan memulangkan empat warganya yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang di Kamboja. Keempat warga tersebut, yakni Deni Febriansyah, Ardi, Engga, dan Imron, saat ini berada dalam penanganan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Phnom Penh.

Penegasan komitmen itu disampaikan dalam rapat dengar pendapat yang digelar DPRD Provinsi Bengkulu, Senin (2/2). Forum tersebut dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Usin Abdisyah Putra Sembiring dan dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, perwakilan Polda Bengkulu, serta keluarga para korban.

Untuk memastikan kondisi terbaru, rapat juga diisi dengan panggilan video bersama keempat korban yang kini ditempatkan di penampungan KBRI Phnom Penh. Melalui sambungan tersebut, para anggota dewan dan pemerintah daerah mendengarkan langsung kronologis kejadian yang dialami para korban sejak keberangkatan hingga akhirnya terdampar di Kamboja.

Deni Febriansyah mengungkapkan bahwa dirinya bersama tiga rekannya awalnya menerima tawaran pekerjaan di Vietnam dengan janji gaji sebesar Rp12,8 juta per bulan. Namun setelah diberangkatkan, mereka justru dibawa ke Kamboja dan dipaksa bekerja melakukan penipuan melalui judi online. Selama berada di sana, paspor dan telepon genggam mereka disita, bahkan para korban mengaku mengalami kekerasan karena tidak mampu memenuhi target pekerjaan yang diperintahkan.

Menanggapi hal tersebut, Penjabat Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk KBRI, untuk mempercepat proses pemulangan ke Tanah Air. Ia menegaskan, seluruh biaya kepulangan keempat warga Bengkulu itu akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Baznas Provinsi Bengkulu.

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Usin Abdisyah Putra Sembiring dalam kesempatan yang sama mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawal proses pemulangan tersebut. Ia berharap keempat korban dapat segera kembali ke Bengkulu dalam kondisi selamat dan kembali berkumpul bersama keluarga.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan