Dirikan Posko Pencarian Resmi, Pemkot Bengkulu Maksimalkan Pencarian Dua Bocah SD yang Hilang

Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu bergerak cepat menindaklanjuti kabar hilangnya dua bocah sekolah dasar asal Kecamatan Kampung Melayu, yang dilaporkan tidak pulang sejak Selasa (16/4/2025) sore.
Kedua anak tersebut adalah AR (8) dan AB (9), Keduanya hingga saat ini masih dalam pencarian.
Menanggapi hal ini, Pemkot Bengkulu melalui Dinas Sosial langsung turun ke lapangan. Di bawah komando Kepala Dinsos Sahat Marulitua Situmorang, tim gabungan dari Lanal, Basarnas, kelurahan, dan unsur lainnya menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan kedua bocah tersebut.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, meski belum bisa hadir secara langsung, menyampaikan dukungan moril melalui sambungan video call dengan keluarga korban. Ia menegaskan komitmen Pemkot untuk terus melakukan pencarian maksimal.
“Bapak-ibu sabar dan terus berdoa. Kita bantu pencarian. InsyaAllah mereka bisa ditemukan. Anggota kami sudah dikerahkan bersama Lanal, Basarnas dan lainnya,” ujar Dedy.
Dedy juga memberikan instruksi tegas kepada Kepala Dinsos agar terus berkoordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait. “Koordinasikan dengan Lanal, BPBD, Basarnas, Damkar, Tagana dan lainnya. Kita maksimalkan upaya pencarian,” tegasnya.
Sebagai bentuk keseriusan, usai waktu Maghrib, posko pencarian resmi didirikan di Kantor Lurah Kandang. Posko ini berfungsi sebagai pusat informasi dan koordinasi pencarian.
“Kami dari Pemkot Bengkulu melalui Dinsos, BPBD, Damkar dan Tagana telah membuka posko dan menyiapkan kebutuhan logistik untuk mendukung pencarian,” ungkap Sahat.
Pemerintah Kota Bengkulu terus mengajak masyarakat untuk turut berdoa dan memberikan informasi jika melihat atau mengetahui keberadaan kedua anak tersebut. Semoga AR dan AB segera ditemukan dalam keadaan selamat.






