27 Apr 2025 20:55 - 2 menit membaca

Dikritik Banyak Omong di TikTok, Ini Jawaban Tegas Gubernur Helmi Hasan

Bagikan

Bengkulu – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dikomentari netizen karena dinilai banyak omong di TikTok terkait isu pendangkalan Alur Pelabuhan Pulau Baai Kota Bengkulu.

Tak tinggal diam, Helmi Hasan langsung memberikan jawaban tegas menanggapi kritik tersebut.

“Zaman sekarang ini zaman media sosial. TikTok sekarang adalah media sosial yang paling banyak dilihat orang. Termasuk oleh Pelindo dan pemerintah pusat. Sehingga Gubernur Bengkulu menggunakan TikTok sebagai alat, sebagai tools untuk menyampaikan kondisi terkini Alur di Pulau Baai,” kata Helmi Hasan, Minggu (27/04/2025).

Helmi menjelaskan, berbicara di media sosial bukan tanpa alasan. Aksi komunikasinya lewat TikTok bahkan terbukti membawa perubahan nyata di lapangan.

Alaku

“Dulu Alur Pulau Baai itu sama seperti lapangan bola. Terbengkalai, tidak dipedulikan. Setelah kita ngomong di TikTok, baru mulai datang ekskavator. Kita ngomong lagi, ekskavatornya bertambah. Ngomong terus, akhirnya kapal keruk kecil pun didatangkan,” jelas Helmi.

Tak berhenti sampai di situ, Helmi Hasan terus menyuarakan kebutuhan rakyat melalui TikTok.

“Nah, kita terus teriak lagi di TikTok, agar yang datang bukan cuma kapal kecil, tapi kapal besar untuk benar-benar mengeruk dan menyedot pasir. Target kita jelas, mengembalikan Alur Pulau Baai agar normal kembali,” tegasnya.

Gubernur Bengkulu ini juga menegaskan, meskipun pengelolaan Pelabuhan Pulau Baai bukan kewenangan Pemerintah Provinsi, dirinya merasa bertanggung jawab untuk tetap bersuara.

“Provinsi tidak punya kewenangan di pelabuhan itu. Tapi yang merasakan dampaknya rakyat kita. Kalau Alur normal, kapal BBM bisa sandar, distribusi BBM lancar, kapal keluar masuk aman, masyarakat Enggano juga nyaman. Jadi, kita harus bersuara,” lanjut Helmi.

Lebih jauh, Helmi mengajak semua pihak untuk memahami pentingnya bersuara di era media sosial saat ini.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan memang dikenal sebagai salah satu kepala daerah yang aktif memanfaatkan TikTok untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat. Melalui platform tersebut, ia rutin menyampaikan aspirasi, memperlihatkan kondisi di lapangan, hingga mengawal proyek pembangunan, agar semua pihak tergerak untuk bertindak cepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *