Jakarta – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menilai Presiden Prabowo Subianto masih menjadi kandidat terkuat untuk Pemilihan Presiden 2029, di tengah wacana internal partainya yang menargetkan dirinya maju sebagai capres atau cawapres.
Pernyataan itu disampaikan Cak Imin di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026), merespons dorongan dari kader yang ingin mengusungnya pada kontestasi mendatang.
“2029 Pak Prabowo masih maju dan masih sangat kuat,” kata Cak Imin.
Ia bahkan menyebut peluang kemenangan Prabowo tetap besar jika kembali mencalonkan diri sebagai presiden.
“Pak Prabowo kalau maju pasti menang, dan kita dukung yang menanglah,” ujarnya.
Meski demikian, Cak Imin menegaskan dirinya belum memikirkan langkah politik menuju 2029, termasuk soal pencalonan pribadi.
Menurutnya, fokus utama saat ini adalah memperkuat internal partai dan konsolidasi kader.
“Kita belum berpikir 2029 soal saya pribadi, sekarang partai dulu lah,” katanya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP PKB Hanif Dhakiri menyampaikan target partai untuk mendorong Muhaimin Iskandar maju sebagai Presiden atau Wakil Presiden pada Pemilu 2029.
Dalam acara penghargaan kaderisasi dan halalbihalal PKB di lokasi yang sama, Hanif menilai langkah tersebut penting untuk memperbesar kekuatan politik partai ke depan.
“Hanya dengan begitu kita bukan sekadar bertahan, tetapi bisa terus tumbuh dan mencapai tujuan besar, termasuk menjadikan Gus Muhaimin sebagai Presiden atau Wakil Presiden 2029,” kata Hanif.
Ia juga mengingatkan bahwa dinamika politik ke depan diprediksi semakin kompetitif, sehingga kekuatan kader menjadi faktor utama yang harus diandalkan.
“Situasi politik ke depan makin kompetitif dan kemungkinan besar semakin pragmatis. Maka keunggulan kader adalah kunci,” ujarnya.
Seperti diberitakan Detik.com, pernyataan Cak Imin ini sekaligus memberi sinyal arah dukungan politik PKB yang masih membuka peluang mengarah pada figur dengan elektabilitas tertinggi menjelang 2029.





