Bengkulu Tengah – Ketua PP PAUD Kabupaten Bengkulu Tengah, Bunda Widiawati Marisi, S.H., mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi dalam mendukung pendidikan dan tumbuh kembang anak saat memimpin upacara bendera di SDN 15 dan TK Satu Atap Desa Tengah Padang, Kecamatan Talang Empat, Senin (8/6/2026).
Kegiatan berlangsung dalam suasana berbeda karena petugas upacara diisi oleh anak-anak TK Satu Atap Tengah Padang. Dengan penuh percaya diri, para siswa usia dini menjalankan berbagai tugas upacara yang menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta yang hadir.
Upacara turut dihadiri jajaran Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bengkulu Tengah, Bunda PAUD Kecamatan Talang Empat, Bunda PAUD Desa Tengah Padang, Ketua Himpaudi Kabupaten Bengkulu Tengah, kepala sekolah, guru, serta sejumlah tamu undangan.
Dalam amanatnya, Bunda Widiawati menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif keluarga dan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan anak dalam meraih masa depan ditentukan oleh sinergi seluruh pihak yang mendampingi proses tumbuh kembang mereka.
“Anak-anak adalah aset berharga bangsa. Mereka harus tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih sayang, perhatian, dan dukungan. Pendidikan bukan hanya tugas guru di sekolah, tetapi juga tanggung jawab orang tua dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Widiawati.
Ia juga mengingatkan pentingnya membentuk karakter anak sejak dini agar tumbuh menjadi pribadi yang rajin belajar, menghormati orang tua dan guru, serta memiliki keberanian untuk menggapai cita-cita sebagai bagian dari Generasi Emas Indonesia 2045.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan sesi salam dan sapa antara murid TK dengan Bunda PAUD. Suasana semakin hangat ketika anak-anak mengikuti dongeng edukatif yang disampaikan langsung dan berisi pesan moral serta nilai-nilai karakter.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PP PAUD bersama tim dari Puskesmas Kembang Seri melaksanakan Deteksi Dini Tumbuh Kembang (DDTK) guna memantau perkembangan anak usia dini. Kegiatan tersebut juga disertai pemberian makanan tambahan (PMT) untuk mendukung pemenuhan gizi anak.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan kegiatan bermain menggunakan Alat Permainan Edukatif (APE). Melalui aktivitas tersebut, anak-anak didorong untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan motorik, serta keterampilan sosial dalam suasana belajar yang menyenangkan.
Melalui program Bunda Menyapa ini, pemerintah daerah berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara satuan pendidikan, tenaga kesehatan, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung lahirnya generasi Bengkulu Tengah yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing di masa depan.





