Anggaran Rp121 Juta, Warga Pertanyakan Pembangunan Balai Posyandu Desa Sekalak yang Diduga Belum Rampung

Seluma – Warga Desa Sekalak, Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma, mempertanyakan pembangunan peningkatan Balai Posyandu di desa tersebut yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025.
Salah seorang warga, Yuli Sumantera, mengaku mempertanyakan pekerjaan tersebut lantaran hingga Agustus 2026, pembangunan yang menurutnya menggunakan anggaran tahun 2025 itu diduga belum rampung.
“Anggarannya tahun 2025, kini sudah Agustus 2026 tapi belum selesai,” ujar Yuli saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Rabu (19/8/2026).
Berdasarkan papan informasi kegiatan yang diterima Repoeblik.Com dari narasumber, pekerjaan tersebut merupakan pembangunan peningkatan Balai Posyandu yang berlokasi di Dusun I, Desa Sekalak.
Dalam papan informasi itu tercantum anggaran sebesar Rp121.653.300 yang bersumber dari Dana Desa Sekalak Tahun Anggaran 2025.
Adapun volume pekerjaan tercantum berupa satu ruangan berukuran 3 x 4 meter serta dua ruangan berukuran 4 x 5 meter.
Yuli mengatakan, persoalan tersebut sebelumnya telah ia tanyakan kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sekalak. Namun, hingga informasi tersebut disampaikan kepada media, ia mengaku belum mendapatkan penjelasan mengenai progres maupun penyebab pembangunan belum selesai.
“Saya pernah tanya BPD, tapi belum ada jawaban,” katanya.
Yuli juga mengirimkan rekaman video yang memperlihatkan kondisi bangunan Balai Posyandu tersebut. Ia berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi dan progres pekerjaan.
Menurut dia, Inspektorat Kabupaten Seluma perlu melakukan pengecekan apabila pembangunan tersebut memang belum selesai atau terdapat persoalan dalam pelaksanaannya.
“Saya berharap Inspektorat Kabupaten Seluma dan pihak terkait dapat mengecek pembangunan tersebut,” ujarnya.
Namun demikian, dugaan belum rampungnya pembangunan tersebut masih berdasarkan keterangan warga dan dokumentasi yang diterima Repoeblik.Com. Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti penyebab pekerjaan tersebut belum selesai.
Sejumlah kemungkinan, seperti kendala teknis, perubahan perencanaan, persoalan administrasi, maupun faktor lainnya, masih memerlukan penjelasan dari pihak Pemerintah Desa Sekalak.
Untuk menjaga keberimbangan informasi, Repoeblik.Com masih berupaya menghubungi Kepala Desa Sekalak, perangkat desa, BPD Sekalak, serta pihak terkait lainnya untuk memperoleh klarifikasi mengenai pelaksanaan pembangunan tersebut.
Keterangan dari pihak Pemerintah Desa Sekalak diperlukan untuk menjelaskan kondisi sebenarnya, termasuk progres pekerjaan, realisasi penggunaan anggaran, serta alasan apabila pembangunan tersebut memang belum diselesaikan.
Repoeblik.Com terbuka untuk memuat hak jawab maupun klarifikasi dari Pemerintah Desa Sekalak dan pihak terkait lainnya.
Berita ini akan diperbarui setelah media memperoleh keterangan resmi dari pihak-pihak yang berwenang.





