Alaku

75 UMKM Bengkulu Dibuka Jalan Masuk Ritel Modern Lewat Pelatihan Khusus

75 UMKM Bengkulu Dibuka Jalan Masuk Ritel Modern Lewat Pelatihan Khusus

Bengkulu – Peluang UMKM lokal untuk menembus jaringan ritel modern nasional resmi dibuka setelah Pemerintah Kota Bengkulu mengumumkan pendaftaran Pelatihan Kewirausahaan Mandiri UMKM sebagai strategi memperkuat daya saing produk unggulan daerah.

Program ini dirancang tidak sebatas peningkatan kapasitas usaha, tetapi diarahkan langsung pada penguatan akses pasar melalui kemitraan dengan ritel modern. Fokus utama pelatihan adalah mendorong produk UMKM agar mampu memenuhi standar distribusi nasional dan bersaing secara profesional.

Pelatihan mengusung tema “Membangun Daya Saing UMKM Melalui Kemitraan Bersama Indomaret” dan menyasar pelaku usaha sektor makanan ringan, khususnya snack kering. Produk seperti keripik, stik, dan sejenisnya dinilai memiliki potensi besar, namun kerap terhambat persyaratan masuk pasar ritel modern.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu, Nelawati, menjelaskan bahwa pelatihan ini difokuskan pada peningkatan kualitas produk secara menyeluruh, mulai dari standar mutu hingga sistem distribusi. “Kita ingin UMKM kita naik kelas. Melalui kemitraan dengan Indomaret, para pelaku usaha akan dibekali strategi bagaimana memenuhi standar kualitas, pengemasan, hingga manajemen distribusi yang profesional,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Bengkulu mengundang pelaku UMKM dengan produk utama berupa snack kering bercita rasa gurih dan renyah. Peserta diwajibkan membawa fotokopi KTP dan Nomor Induk Berusaha (NIB). UMKM yang telah memiliki izin Halal, PIRT, dan BPOM akan diprioritaskan, namun pelaku usaha yang masih dalam proses pengurusan legalitas tetap diberi kesempatan mendaftar.

Setiap calon peserta juga diwajibkan membawa minimal dua item contoh produk saat pelatihan untuk dilakukan peninjauan kelayakan. Langkah ini dilakukan guna memastikan kesiapan produk sebelum diarahkan ke pasar ritel modern.

Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang bagi UMKM terpilih. Setiap peserta akan mendapatkan timbangan digital untuk menunjang akurasi produksi, perlengkapan pelatihan berupa kaos, goody bag, serta konsumsi selama kegiatan berlangsung.

Selain itu, panitia menyiapkan doorprize utama berupa dua unit gerobak UMKM sebagai modal pengembangan outlet fisik. Berbagai peralatan elektronik rumah tangga seperti kompor gas, kipas angin, rice cooker, hingga blender juga disediakan untuk mendukung proses produksi.

Pendaftaran dibuka mulai 5 hingga 10 Februari 2026 dengan kuota terbatas hanya untuk 75 UMKM tercepat yang memenuhi persyaratan. Informasi pendaftaran dapat diperoleh melalui narahubung resmi Nica di nomor 0823 7612 7511 dan Titha di nomor 0823 8654 6041.

Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bengkulu di bawah arahan Wali Kota Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing dalam memperkuat UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah yang mandiri dan berdaya saing.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan