Bengkulu – Peluang UMKM lokal untuk menembus jaringan ritel modern nasional resmi dibuka setelah Pemerintah Kota Bengkulu mengumumkan pendaftaran Pelatihan Kewirausahaan Mandiri UMKM sebagai strategi memperkuat daya saing produk unggulan daerah.
Program ini dirancang tidak sebatas peningkatan kapasitas usaha, tetapi diarahkan langsung pada penguatan akses pasar melalui kemitraan dengan ritel modern. Fokus utama pelatihan adalah mendorong produk UMKM agar mampu memenuhi standar distribusi nasional dan bersaing secara profesional.
Pelatihan mengusung tema “Membangun Daya Saing UMKM Melalui Kemitraan Bersama Indomaret” dan menyasar pelaku usaha sektor makanan ringan, khususnya snack kering. Produk seperti keripik, stik, dan sejenisnya dinilai memiliki potensi besar, namun kerap terhambat persyaratan masuk pasar ritel modern.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu, Nelawati, menjelaskan bahwa pelatihan ini difokuskan pada peningkatan kualitas produk secara menyeluruh, mulai dari standar mutu hingga sistem distribusi. “Kita ingin UMKM kita naik kelas. Melalui kemitraan dengan Indomaret, para pelaku usaha akan dibekali strategi bagaimana memenuhi standar kualitas, pengemasan, hingga manajemen distribusi yang profesional,” ungkapnya.














