Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi: PPPK Guru dan Teknis Punya Peluang Jabatan Struktural
“Jadilah pegawai wajib. Pegawai wajib itu dia dibutuhkan, dia dirindukan dan dia menjadi andalan bagi pimpinan. Jangan pula menjadi pegawai haram, yakni kalau dia hadir membikin kerusuhan. Alhamdulillah di Kota Bengkulu ini tidak ada pegawai haram,” ujar Dedy.
Walikota juga mengingatkan pentingnya dukungan PPPK terhadap semua program pemerintah kota, demi mewujudkan Kota Bengkulu yang bahagia dan religius. “Saya tidak mau mendengar nanti ada yang melawan pimpinan karena kunci sukses itu adalah loyalitas pada pimpinan, namun dalam hal yang positif,” lanjutnya.
Selain itu, Dedy menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan para PPPK melalui pelantikan ini. Dengan gaji yang lebih baik, diharapkan para PPPK dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Gaji mereka alhamdulillah luar biasa. Untuk yang SMA (lajang) itu kurang lebih Rp2,5 juta, D3 itu Rp2,8 juta, dan S1 Rp3,2 juta. Tetapi kalau ditambah dengan tunjangan istri-anak dan lainnya, S1 itu hampir Rp4 juta, D3 di angka Rp3,5 juta, SMA itu bisa Rp3 juta lebih. Ini kan luar biasa peningkatan kesejahteraannya,” jelas Walikota.




