Alaku

Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi Luncurkan Program Pengelolaan Air Limbah untuk Cegah Stunting

Walikota Dedy bersama para Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, dan Lurah setempat secara langsung saat melakukan Ground Breaking kegiatan pembangunan sanitasi pengelolaan air limbah domestik setempat (SPALD-S) pada Selasa (8/7/25) (Foto: Awang Konaevi/repoeblik.com)

Menurut Dedy, sanitasi yang buruk, termasuk pengelolaan limbah domestik yang tidak memadai, dapat meningkatkan risiko penyakit infeksi pada anak-anak, yang pada gilirannya akan mengganggu penyerapan nutrisi dan berpotensi menyebabkan stunting. “Faktor stunting bisa dimulai dari kualitas air minum dan lingkungan. Jika air kita tidak mengalir dengan baik, dan sumur kita berada dekat dengan tempat pembuangan air, ini bisa berdampak buruk terutama untuk anak-anak kita yang masih balita,” tambahnya.

Dengan hadirnya SPALD-S, program ini diharapkan dapat membantu mengurangi risiko penyebaran penyakit serta meningkatkan kesehatan lingkungan. Dedy juga menekankan bahwa sanitasi yang baik merupakan faktor penting dalam pencegahan stunting, karena dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, sekaligus mengurangi risiko penyakit infeksi pada anak-anak.

Pada akhirnya, program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama ibu hamil, tetapi juga menjadi langkah penting dalam upaya pencegahan stunting di usia dini dan menjadi program yang berkelanjutan bagi Kota Bengkulu.

1 2

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan