Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu bersama Polresta Bengkulu menggelar gotong royong massal di kawasan Pasir Putih, Pantai Panjang, Rabu (18/3/2026), menjelang libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Dalam kegiatan itu, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi sekaligus melontarkan peringatan keras kepada pedagang agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar.
Aksi bersih-bersih tersebut dipimpin langsung Dedy Wahyudi bersama Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing dan Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat. Turut hadir Penjabat Sekda Medy Pebriansyah, para asisten, staf ahli, kepala OPD, serta jajaran Pemkot dan personel Polresta Bengkulu.
Menurut Dedy, langkah ini dilakukan sebagai persiapan menghadapi lonjakan pengunjung yang diperkirakan memadati kawasan Pantai Panjang saat libur Lebaran. Pemkot juga menurunkan alat berat untuk mengangkut tumpukan sampah dan meratakan area pesisir.
“Iya, ini jelang libur lebaran. Tadi Pak Kapolresta berkolaborasi dengan Pemda Kota, kita membersihkan kawasan pantai. Kita juga bawa alat berat,” ujar Dedy di sela kegiatan.
Di tengah aksi gotong royong, Dedy menyoroti keluhan wisatawan yang selama ini muncul terkait tarif sewa lapak, harga makanan dan minuman, hingga biaya parkir di kawasan wisata tersebut. Ia menegaskan praktik “getok harga” tidak boleh lagi terjadi.
“Saya tidak mau lagi dengar ada orang komplain sewa lapaknya sampai Rp500.000, kelapa muda Rp20.000–Rp25.000, es teh Rp25.000, hingga parkir motor Rp5.000,” kata Dedy.
Ia meminta para pedagang menjaga pelayanan dan tidak merusak citra Kota Bengkulu di mata wisatawan. Menurutnya, kenyamanan pengunjung harus menjadi prioritas, terlebih Pantai Panjang merupakan salah satu ikon wisata utama daerah.
“Nanti kalau ada itu (kenaikan harga tak wajar, red), mohon maaf, kita akan tindak, tidak ada tolerir. Saya tidak mau kota ini jelek gara-gara hal seperti itu,” tegasnya.
Dedy juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha di sekitar pantai, untuk ikut menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan wisata secara berkelanjutan. Ia memastikan pemerintah akan memberi sanksi tegas kepada pihak yang kedapatan melakukan pungutan liar.
“Tolong sama-sama kita kolaborasi. Yang pungli, tentu akan ada sanksi,” ujarnya.
Pantauan di lokasi, jajaran Pemkot dan Polresta tampak menyisir bibir pantai, membersihkan sampah plastik dan limbah kayu yang berserakan di sejumlah titik. Pemerintah berharap upaya bersama ini memberi kesan positif bagi wisatawan yang datang dari dalam maupun luar daerah selama masa libur Lebaran.







