Sekda Bengkulu Dorong Peserta Retreat Merah Putih Fokus Pembenahan Iman

Bengkulu – Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menyambangi peserta Retreat Merah Putih Angkatan X yang tengah mengikuti rangkaian kegiatan di Masjid Nurul Islam, Sabtu subuh (14/2). Kehadirannya dimanfaatkan untuk memberi penguatan agar peserta mengikuti seluruh agenda dengan kesungguhan penuh.
Dalam arahannya, Penjabat Sekda mengajak peserta menanggalkan sementara urusan lain dan memusatkan perhatian pada pembinaan spiritual sebagai bekal kehidupan. “Tinggalkan urusan lain untuk sementara. Fokus pada perbaikan iman dan amal, dua bekal yang akan menjamin kebahagiaan kita di dunia dan akhirat,” ujarnya.
Ia juga memastikan keberlanjutan program Retreat Merah Putih yang digagas Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, hingga bulan Ramadan 1447 Hijriah. Menurutnya, program tersebut telah memberi dampak nyata, termasuk perubahan positif yang dirasakan keluarga aparatur sipil negara.
“Program ini akan terus berlanjut pada bulan puasa. Banyak istri aparatur sipil negara (ASN) yang mengikuti Retreat merasa bersyukur karena terjadi perubahan besar pada diri suami mereka setelah mengikuti program yang sangat baik ini,” tambahnya.
Herwan Antoni yang pernah menjabat sebagai Penjabat Sementara Bupati Rejang Lebong menuturkan, setelah seluruh pegawai laki-laki di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu mengikuti Retreat Merah Putih, tahapan selanjutnya adalah melibatkan para istri. Langkah tersebut diarahkan untuk membangun keluarga berlandaskan nilai-nilai kenabian sebagaimana dicontohkan Rasulullah shallallāhu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat radhiyallāhu ‘anhum.
“Niatkan semua karena Allah Subhānahu wa Ta‘ālā. Insyaallah, program ini telah nyata membawa keberkahan bagi mereka yang mengikutinya dengan sungguh-sungguh,” tuturnya.
Sebagai informasi, Retreat Merah Putih Angkatan X diikuti 19 peserta yang berasal dari Badan Kepegawaian Daerah serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bengkulu. Kegiatan ini turut didampingi jemaah asal Makassar yang terbentuk dari Tabligh Akbar Lampung pada November 2025, bersama pengurus Masjid Nurul Islam Kelurahan Anggut Bawah.
“Alhamdulillah, peserta tampak antusias mengikuti program ini,” ungkap Rudi Nurdiansyah, salah satu pendamping kegiatan.






