Bengkulu Tengah – Produktivitas jagung di Provinsi Bengkulu mencatat prestasi gemilang dengan hasil panen 8,83 ton per hektare, melampaui rata-rata nasional 8,04 ton per hektare, Sabtu (27/9/25).
Keberhasilan ini diungkapkan Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, saat peluncuran program Senator Peduli Ketahanan Pangan di UPTD Benih Induk Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perbenihan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Desa Taba Lagan, Bengkulu Tengah.
“Produktivitas jagung Bengkulu sangat baik karena berada di atas rata-rata nasional,” tegas Mian, seraya menyebutkan potensi pertanian Bengkulu didukung lahan luas, tenaga kerja memadai, budaya bertani, serta iklim yang mendukung.
Data 2024 mencatat produksi jagung Bengkulu mencapai 85.055 ton dari luas panen 9.861 hektare, dengan produktivitas tertinggi nasional tersebut menjadi kebanggaan daerah sekaligus pemacu semangat petani.
Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, yang hadir dalam kegiatan itu menegaskan arahan Presiden Prabowo Subianto agar tidak ada lagi sekat kewenangan dalam penanganan irigasi. “Semua pihak harus bersinergi demi ketahanan pangan nasional,” tegasnya.















