7 Mar 2026 18:57 - 3 menit membaca

Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Diperpanjang hingga 24 Maret, Ini Cara Daftarnya

Bagikan

Calon peserta dapat mendaftar secara daring melalui situs skillhub.kemnaker.go.id. Peserta terlebih dahulu harus membuat akun SIAPkerja, kemudian mengikuti tahapan yang tersedia di sistem mulai dari pengisian Asesmen Kecocokan Kerja, Asesmen Penilaian Diri atau Self Potential Inventory (SPI), hingga memilih program pelatihan yang diminati.

Bagi peserta yang lolos seleksi, Kemnaker menyiapkan berbagai fasilitas pendukung agar proses pelatihan berjalan optimal. Fasilitas tersebut antara lain pelatihan dan makan siang gratis, bantuan uang transportasi, serta perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Peserta juga akan memperoleh sertifikat pelatihan dari balai pelatihan serta Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Selain itu, fasilitas asrama juga tersedia sesuai dengan kriteria dan ketersediaan yang ada.

Pada Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1, berbagai bidang kejuruan disiapkan untuk peserta, mulai dari teknologi informasi dan komunikasi, kewirausahaan, manufaktur, otomotif, pariwisata hingga konstruksi.

Alaku

Beberapa program pelatihan yang ditawarkan antara lain Internet of Things (IoT), instalasi panel surya, pengelasan, pengoperasian mesin CNC, otomasi industri, kendaraan listrik, cyber security, digital marketing, smart farming, hingga pengolahan pangan industri.

Darmawansyah menegaskan bahwa Pelatihan Vokasi Nasional 2026 dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia industri secara nyata sehingga peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga keterampilan yang siap diterapkan di dunia kerja.

“Program Pelatihan Vokasi Nasional ini dirancang langsung untuk menjawab kebutuhan dunia industri. Lulusannya tidak hanya mendapatkan sertifikat, tetapi juga kompetensi yang siap pakai di dunia kerja. Kami mendorong masyarakat untuk segera mendaftar sebelum batas waktu yang telah ditentukan,” ujarnya.

Ia berharap perpanjangan waktu pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 dapat membuat informasi program menjangkau lebih banyak masyarakat sehingga kuota 20.000 peserta dapat terpenuhi secara optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *