Wow! Kawasan STQ Akan Jadi Sirkuit Balap Permanen di Bengkulu

Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu berencana membangun sirkuit balap permanen sebagai bentuk dukungan terhadap dunia otomotif di daerah. Rencana ini disampaikan oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, pada Jumat malam (25/4).
Gubernur Helmi Hasan mengungkapkan bahwa pembangunan sirkuit bukanlah hal yang mudah. Namun, pihaknya telah melakukan berbagai langkah, termasuk berkoordinasi dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) guna mematangkan wacana tersebut.
“Pembangunan sirkuit memang tidak mudah. Tapi kita sudah koordinasi dengan IMI,” ungkap Helmi Hasan.
Untuk lokasi, sirkuit direncanakan dibangun di lahan milik Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UINFAS) Bengkulu. Rektor UINFAS, Zulkarnain Dali, disebut telah memberikan persetujuan agar lahan di kawasan STQ dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan sirkuit.
“Dinas PU juga sudah turun mengecek langsung lokasi,” tambah Helmi.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu berharap agar proyek pembangunan sirkuit ini bisa terus dikawal sehingga menjadi sirkuit terbaik.
Sebelumnya, rencana pembangunan sirkuit balap permanen sempat dicanangkan oleh Pemerintah Kota di Air Sebakul Bengkulu dengan lahan seluas 15 hektar. Namun, rencana tersebut belum terealisasi. Dengan adanya dukungan dari UINFAS dan koordinasi dengan IMI, diharapkan pembangunan sirkuit ini dapat segera terwujud.
Proyek ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi para pecinta otomotif di Bengkulu, sekaligus mengurangi aktivitas balap liar yang sering terjadi di jalanan. Dengan adanya sirkuit resmi, diharapkan dapat meningkatkan prestasi olahraga otomotif di daerah ini.
Selain itu, pembangunan sirkuit balap permanen ini juga sejalan dengan visi Gubernur Helmi Hasan untuk memajukan sektor olahraga dan pariwisata di Bengkulu. Dengan adanya fasilitas balap yang representatif, diharapkan dapat menarik perhatian wisatawan dan meningkatkan perekonomian daerah.
Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mewujudkan rencana pembangunan sirkuit balap permanen ini. Diharapkan, proyek ini dapat segera dimulai dan selesai tepat waktu, sehingga dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Bengkulu.
Dengan adanya sirkuit balap permanen di kawasan STQ, diharapkan Bengkulu dapat menjadi salah satu pusat olahraga otomotif di Indonesia, serta memberikan wadah yang aman dan profesional bagi para pecinta otomotif untuk mengembangkan bakat dan prestasi mereka.






