Jakarta – PT Pegadaian kembali mencatat prestasi di level global setelah meraih The Asset Triple A Sustainable Finance Award 2026 untuk kategori Best Social Bond/Sukuk – Non Bank Financial Institution (NBFI). Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan perusahaan menerbitkan obligasi dan sukuk berwawasan sosial berkelanjutan pada 2025.
Instrumen tersebut memiliki nilai total mencapai Rp3,49 triliun dan dinilai unggul dari sisi inovasi, kekuatan peringkat kredit, serta keberhasilan eksekusi di pasar modal internasional.
Capaian ini mempertegas posisi Pegadaian dalam mengembangkan skema pembiayaan berbasis prinsip keuangan berkelanjutan, sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat.
Pemimpin Wilayah Kanwil III Sumbagsel Pegadaian, Novryandi, menyebut penghargaan tersebut menjadi bukti konkret komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan keuangan yang tidak hanya berorientasi bisnis.
“Pegadaian tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui inovasi keuangan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Novryandi.
Ia menambahkan, langkah ini sejalan dengan semangat “MengEMASkan Indonesia” yang mendorong penciptaan nilai tambah ekonomi sekaligus memperluas inklusi keuangan nasional.
Keberhasilan penerbitan obligasi dan sukuk sosial ini juga didukung oleh sinergi dengan berbagai mitra strategis, termasuk perusahaan sekuritas yang berperan sebagai joint lead underwriters.
Di sisi lain, capaian tersebut dinilai mampu memperkuat kepercayaan investor terhadap Pegadaian di pasar global. Perusahaan juga optimistis dapat menjadi rujukan dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di industri keuangan non-bank, khususnya di kawasan Asia Tenggara.
Dengan raihan ini, Pegadaian semakin menegaskan perannya sebagai lembaga keuangan yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. (ADV)





