Alaku

Mengapa Pers Disebut Pilar Keempat Demokrasi?

Ilustrasi kartu pers (foto: dok canva)

Contohnya, media menyampaikan informasi terkait pemilu, kebijakan pemerintah, atau isu-isu sosial yang membutuhkan partisipasi publik.

3. Menjadi Ruang Diskusi Publik

Dilansir dari Laporan UNESCO 2023, media bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menyediakan ruang diskusi publik agar masyarakat dapat menyuarakan pendapatnya. Inilah yang membedakan demokrasi dengan rezim otoriter, di mana kebebasan berpendapat sering dibatasi.

4. Edukasi Politik dan Sosial

Selain sebagai pengawas, pers juga berfungsi memberikan edukasi politik dan sosial. Menurut Komisi Informasi Pusat (KIP), media membantu masyarakat memahami hak-haknya sebagai warga negara serta pentingnya partisipasi dalam proses demokrasi.

5. Menjaga Keseimbangan Kekuasaan

Tiga pilar utama negara, eksekutif, legislatif, dan yudikatif, membutuhkan pengawasan eksternal agar tidak menyalahgunakan kekuasaan. Pers hadir sebagai pilar keempat yang menjaga keseimbangan ini.

Freedom House menyebut, tanpa pers yang bebas, demokrasi bisa berubah menjadi otoritarianisme karena tidak ada pihak yang mengontrol informasi yang beredar di masyarakat.

1 2 3

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan