Kasus Bunuh diri Di Indonesia Terus Meningkat, Pentingnya Kesehatan Mental
Dalam upaya mengatasi masalah kesehatan mental dan mencegah kasus bunuh diri yang semakin meningkat, psikolog klinis Veronica Adesla telah mengingatkan pentingnya memberikan dukungan kepada individu yang mungkin berjuang dengan kesehatan mental mereka. Veronica menyatakan bahwa langkah-langkah sederhana seperti bertanya, “Are you okay? Kamu oke nggak? Butuh cerita nggak? Kita keluar yuk?” bisa menjadi langkah pertama yang sangat berarti.
Terutama dalam era sosial media, Veronica menekankan pentingnya mengamati perubahan perilaku dan ekspresi emosi seseorang di platform tersebut. Jika seseorang terlihat sedih, putus asa, atau mengungkapkan kata-kata yang mengkhawatirkan, Veronica menyarankan untuk mendatangi mereka dengan tanya-tanya yang hangat dan peduli. Melibatkan diri dengan pertanyaan-pertanyaan seperti ini dapat membantu seseorang merasa didengar dan dipahami.
“Kita bisa datangi mereka dan tanya, ‘Kamu oke nggak? Butuh cerita nggak? Kita keluar yuk?’ Atau bahkan mengundang mereka untuk beraktivitas bersama seperti makan bersama atau sekadar berkumpul. Ini adalah cara-cara untuk mengajak mereka keluar dari perasaan kesepian,” tambah Veronica.
Lebih lanjut, Veronica juga mengingatkan bahwa orang yang mengalami depresi cenderung menarik diri dari interaksi sosial, yang dapat memperburuk kondisi mereka. Oleh karena itu, mereka perlu didorong untuk berinteraksi dan keluar dari isolasi.




