Kabupaten Bengkulu Utara Percepat Transformasi Digital Kepegawaian Melalui Aplikasi PANDU
Data terakhir yang dihimpun panitia menunjukkan bahwa hingga pukul 08.58 WIB pagi tadi, sebanyak 3.649 ASN telah mendaftar dalam aplikasi PANDU, dengan total 13.080 dokumen berhasil diunggah. Ini mencerminkan antusiasme dan komitmen ASN dalam mendukung inovasi layanan kepegawaian.
Dengan total ASN di Kabupaten Bengkulu Utara yang mencapai 5.862 orang, terdiri dari 3.714 PNS dan 2.148 PPPK, keberadaan sistem digital seperti PANDU menjadi kebutuhan strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efisien.
Kepala BKPSDM, Syarifah Inayati, SE, dalam laporannya menyatakan bahwa PANDU saat ini sedang dalam tahap integrasi dengan sistem SIMPEG dan SIASN milik Badan Kepegawaian Negara (BKN). Langkah ini mendukung arahan transformasi digital dari pemerintah pusat dan sejalan dengan Rancangan Peraturan Bupati tentang Pengelolaan Kepegawaian yang tengah disusun.
“Insya Allah, minggu depan akan dilakukan uji coba administratif dan realisasi penggunaan aplikasi ini, sesuai masukan mentor PKN II. Target kami, sebelum masa PKN II berakhir, sistem ini sudah berjalan secara fungsional dan dapat digunakan oleh seluruh OPD,” ungkap Syarifah.




