Anwar Abbas Akan Kunjungan Balasan ke Bengkulu
Jakarta – Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, SE menjajaki kemitraan strategis dengan Pengurus Pusat Muhammadiyah terkait pengelolaan keuangan berbasis syariah. Hal tersebut disampaikan Gubernur Helmi Hasan saat melakukan kunjungan ke kantor PP Muhammadiyah dan bertemu langsung dengan Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, Jumat (19/12) kemarin.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Helmi Hasan mengungkapkan keinginannya untuk mendirikan Unit Usaha Syariah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Menurutnya, Pemprov Bengkulu perlu belajar dan menjalin kemitraan strategis dengan Muhammadiyah yang dinilai telah berpengalaman dalam mengelola berbagai sumber ekonomi.
“Kita berharap Muhammadiyah bisa menjadi mitra dalam pengembangan pembiayaan syariah, seperti di sektor pendidikan, kesehatan, serta layanan haji dan umrah,” ujar Helmi Hasan usai pertemuan.
Gubernur Helmi Hasan juga berharap kemitraan strategis antara Pemprov Bengkulu dan Muhammadiyah dapat memperkuat peran serta fungsi Bank Bengkulu sebagai perbankan milik pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan perekonomian daerah.
Dialog antara Gubernur Helmi Hasan dan Anwar Abbas berlangsung dengan suasana yang baik dan konstruktif. Sejumlah gagasan strategis muncul dalam pertemuan tersebut. Anwar Abbas didampingi sejumlah pengurus PP Muhammadiyah, sementara Gubernur Helmi Hasan hadir bersama rombongan.
Selain membahas pengelolaan keuangan berbasis syariah, Gubernur Helmi Hasan juga menyampaikan pandangannya terkait pentingnya pengembangan sumber daya manusia. Pengalaman Muhammadiyah dalam mengelola sektor pendidikan dinilai sangat bermanfaat untuk membantu pemerintah daerah dalam menyiapkan SDM yang kompeten guna mendukung penguatan perbankan syariah.
Anwar Abbas Akan Berkunjung ke Bengkulu
Sebagai tindak lanjut dari kunjungan Gubernur Helmi Hasan ke kantor PP Muhammadiyah, Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas bersama Ketua Badan Supervisi LPS, Suhaji, berencana melakukan kunjungan balasan ke Bengkulu.
Kunjungan tersebut selain untuk melihat potensi lahan milik Muhammadiyah yang dapat dikembangkan sebagai komoditas kelapa, juga direncanakan untuk mengunjungi sekolah Al Azhar di Bengkulu.







