Golkar, NasDem, dan PKS Usung Suryatati – Ii Sumirat di PSU Bengkulu Selatan

Bengkulu – Tiga partai besar, Partai Golkar, Partai NasDem, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), resmi mengusung Suryatati Najamudin sebagai calon Bupati dan Ii Sumirat Mersyah sebagai calon Wakil Bupati dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Bengkulu Selatan 2025.
Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari Putusan Mahkamah Konstitusi terkait perselisihan hasil Pilkada Bengkulu Selatan 2024, sebagaimana tertuang dalam Pengumuman Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkulu Selatan Nomor: 40/PL.02.2-Pu/1701/2/2025 tanggal 4 Maret 2025 tentang Pendaftaran/Pengusulan Calon Pengganti.
Dukungan terhadap Suryatati dan Ii Sumirat juga diperkuat dengan Surat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Bengkulu Nomor: B-09/DPD/GOL-BKL/IV/2025 tanggal 6 April 2025, yang mengusulkan Suryatati sebagai calon bupati pengganti.
Pasangan ini telah mendapatkan persetujuan dari pimpinan pusat partai pendukung, termasuk Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Jenderal Muhammad Sarmuji, sebagaimana tercantum dalam dokumen persetujuan yang ditandatangani di Jakarta pada 9 Maret 2025.
Kekuatan Politik dan Pengaruh Keluarga
Dukungan partai bukan satu-satunya modal politik pasangan ini. Suryatati Najamudin dan Ii Sumirat Mersyah berasal dari keluarga yang memiliki pengaruh kuat di Bengkulu, terutama di dunia politik.
Suryatati Najamudin adalah kakak kandung dari mantan Gubernur Bengkulu, Agusrin M. Najamudin, yang dikenal sebagai salah satu tokoh berpengaruh di wilayah ini. Keterlibatan Suryatati dalam politik lokal menunjukkan kuatnya pengaruh keluarga Najamudin dalam kancah politik Bengkulu.
Ii Sumirat Mersyah adalah adik kandung dari mantan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah. Keputusan 3 partai besar untuk mengusungnya sebagai calon Wakil Bupati mencerminkan strategi partai dalam memanfaatkan jaringan keluarga dan koneksi politik untuk memperkuat posisi mereka dalam Pilkada.
Dengan latar belakang keluarga yang kuat dalam politik, pasangan Suryatati dan Ii Sumirat diharapkan dapat memanfaatkan jaringan dan pengalaman politik mereka untuk meraih dukungan luas dari masyarakat Bengkulu Selatan.
Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam meyakinkan pemilih bahwa mereka tidak hanya mengandalkan nama besar keluarga, tetapi juga mampu membawa perubahan positif dan pembangunan berkelanjutan di wilayah tersebut.
Strategi dan Harapan di PSU
Dengan dukungan dari tiga partai besar, Suryatati dan Ii Sumirat diharapkan mampu menggalang suara signifikan dalam PSU yang dijadwalkan pada 19 April 2025. Golkar, NasDem, dan PKS optimistis pasangan ini bisa menghadirkan kepemimpinan yang lebih baik bagi Bengkulu Selatan.
Suryatati, yang memiliki latar belakang sebagai PNS, dinilai memiliki pengalaman dalam administrasi pemerintahan yang kuat, sementara Ii Sumirat Mersyah, dengan latar belakang teknik dan pemerintahan, diyakini mampu mendukung kebijakan pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan telah diterbitkannya B1KWK sebagai syarat pencalonan, pasangan ini tinggal menunggu proses pendaftaran resmi di KPU Bengkulu Selatan sebelum memasuki tahapan kampanye.






