“Banyak jalan di sini yang rusak parah. Jika Ibu terpilih, kami berharap jalan-jalan ini bisa segera diperbaiki,” ujar Yanti.
Agi dengan tegas menanggapi bahwa memperbaiki jalan-jalan rusak akan menjadi prioritas utamanya, terutama di daerah yang sering terabaikan oleh pembangunan.
Masalah lain yang juga diangkat warga adalah soal pengelolaan sampah. Beberapa warga mengeluhkan penumpukan sampah di titik-titik tertentu, “Sampah di sini hanya diambil dua kali seminggu. Kami butuh solusi yang lebih baik untuk masalah ini.”
Agi menjawab dengan rencana konkret untuk mengambil alih pengelolaan sampah dari pihak swasta dan menjadikan pengelolaan sampah lebih efektif.
“Kami akan memastikan ada lebih banyak tempat sampah di berbagai titik, sehingga masyarakat tidak kesulitan membuang sampah. Selain itu, frekuensi pengambilan sampah akan ditingkatkan untuk menjaga kebersihan kota,” jelas Agi.
Menurutnya, masalah sampah saat ini diperparah oleh kurangnya fasilitas tempat pembuangan, yang menyebabkan penumpukan sampah di tempat-tempat yang tidak semestinya.














