Bank Sampah, Solusi Cerdas Atasi Sampah, Lingkungan, dan Ekonomi Warga
Bengkulu – Bank sampah kini menjadi solusi nyata dalam pengelolaan sampah yang tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mampu meningkatkan nilai ekonomi masyarakat. Melalui prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R), keberadaan bank sampah mampu menekan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Di Kota Bengkulu, Pemerintah Kota terus menggencarkan program ini. Setiap kelurahan didorong untuk memiliki minimal satu bank sampah sebagai upaya nyata dalam mengorganisir pengelolaan sampah dari tingkat RT, RW hingga kelurahan.
Salah satu contoh sukses adalah Bank Sampah di Kelurahan Lempuing, Kecamatan Ratu Agung, yang telah berhasil mengelola sampah di lingkungan sekitarnya secara terstruktur dan produktif.
Program ini mulai masif sejak adanya arahan langsung dari Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi. Kelurahan-kelurahan pun mulai menghadirkan bank sampah, baik yang dihidupkan kembali maupun yang baru dibentuk.
Salah satunya adalah Bank Sampah di Kelurahan Sidomulyo, yang baru saja diresmikan oleh Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing. Meski tergolong baru, bank sampah ini sudah berhasil menarik puluhan nasabah yang aktif menyetor sampah rumah tangga secara rutin.





