Alaku

Efek Paralayang, Danau Mas Harun Bastari Jadi Magnet Sport Tourism dan Kreator Nasional

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong resmi melaunching venue paralayang di kawasan Puncak Danau Mas Harun Bastari, Senin (18/8/2025). (Foto: Arman Suri/repoeblik.com)
Daftar Isi: [Sembunyikan] [Tampilkan]

Rejang Lebong – Parasut warna-warni menari di udara, menghiasi kawasan Danau Mas Harun Bastari (DMHB) yang kini menjadi pusat kegiatan Open Tandem Paralayang, Kamis (16/10/25).

Event ini bukan sekadar olahraga ekstrem, tetapi juga magnet baru bagi wisatawan dan konten kreator nasional yang memburu keindahan langit Bengkulu dari ketinggian.

Kegiatan yang berlangsung sejak 4 Oktober hingga 4 November 2025 ini sukses menarik pengunjung dari berbagai daerah. Selama sebulan penuh, kawasan danau di dataran tinggi Rejang Lebong tersebut menjadi pusat perhatian pecinta olahraga udara, wisata alam, hingga pembuat konten digital.

Momentum Sport Tourism Bengkulu

Ketua Harian Komunitas Paralayang Indonesia (KPI) Rejang Lebong atau Paralel, Ruly Sumanda, S.H., M.H., menyebut kegiatan ini sebagai momentum penting dalam memperkenalkan Rejang Lebong sebagai destinasi unggulan sport tourism di Provinsi Bengkulu.

“Keberhasilan ini membuktikan bahwa Rejang Lebong memiliki potensi luar biasa dalam pengembangan wisata olahraga. Tidak semua daerah punya lanskap seindah Danau Mas Harun Bastari yang cocok untuk paralayang,” ungkap Ruly.

1 2 3

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan