Walikota Dedy Wahyudi Resmi Buka Ujian Tobo Kito, Tonggak Baru Pendidikan Bengkulu
Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, secara resmi membuka Kegiatan Ujian Tobo Kito (UTK) Tingkat SD dan SMP Tahun 2025 yang berlangsung di Hotel Santika Bengkulu, Selasa (30/9/25).(foto: Awang Konaevi/repoeblik.com)

Ujian Tobo Kito Buktikan Sekolah Pinggiran Bengkulu Bisa Ungguli Sekolah Favorit

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu – Ujian Tobo Kito (UTK) yang diinisiasi Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi tidak hanya menjadi ajang evaluasi pendidikan, tetapi juga membuka mata banyak pihak tentang pentingnya pemerataan kualitas pendidikan di seluruh penjuru kota.

Hasil UTK 2025 menunjukkan kejutan besar, di mana sekolah-sekolah di pinggiran kota mampu bersaing bahkan melahirkan juara, mengungguli sekolah-sekolah favorit.

“Kalau selama ini ada sekolah itu orang tua rebutan. Ketika kita adu kemampuannya ternyata tidak selalu sekolah favorit yang muncul. Artinya apa? Jangan kita selalu berpikir sekolah favorit itu semuanya baik, atau menganggap sekolah-sekolah di pinggiran posisinya rendah. Ternyata ada sekolah di Betungan, Sukarami, Surabaya, daerah pinggiran Kota Bengkulu yang justru melahirkan juara,” tegas Wali Kota Dedy saat penyerahan hadiah UTK 2025 di Balai Kota Merah Putih, Kamis malam (2/10/25).

Evaluasi Sekolah dan Pemerataan Pendidikan

Dedy menegaskan UTK akan menjadi bahan evaluasi penting bagi sekolah-sekolah yang rata-rata capaian siswanya masih rendah. Menurutnya, ada kemungkinan permasalahan terletak pada proses belajar-mengajar atau kurangnya tenaga guru.

“Malah sekolah yang kita unggulkan enggak muncul anaknya juara, padahal soalnya sama, semuanya fair. Ini jadi bahan evaluasi. Kalau ada sekolah yang rata-rata anaknya di bawah rata-rata, jangan-jangan ada sesuatu. Misalnya, guru kurang maksimal dalam proses belajar-mengajar, atau mungkin kekurangan tenaga guru. Ini jadi bahan bagi saya sebagai Wali Kota untuk memetakan,” jelasnya.

UTK disebut menjadi wujud komitmen pemerintah kota dalam menilai keberhasilan pendidikan sekaligus mengukur tingkat pemerataan kualitas antar sekolah.

Sekolah Pinggiran Raih Prestasi

Beberapa sekolah di pinggiran kota yang berhasil meraih prestasi antara lain SDN 76 Padang Kemiling, SDN 65 Kelurahan Semarang, dan SMPN 10 Kelurahan Semarang. Fakta ini menegaskan bahwa kualitas pendidikan di Kota Bengkulu tidak lagi terpusat pada sekolah-sekolah unggulan semata.

“Malam ini menjadi saksi bahwa sekolah-sekolah yang selama ini jarang muncul juga bisa menjadi juara. Ke depan, jangan khawatir memilih sekolah, karena di Ujian Tobo Kito ini terbukti kualitas sekolah kita setara,” kata Dedy.

Ia berharap UTK mampu melahirkan generasi muda Bengkulu yang pintar, beretika, berjiwa kompetitif, dan siap menjadi orang sukses.

Acara penyerahan hadiah UTK 2025 ditutup dengan pembagian penghargaan oleh Wali Kota Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing, dilanjutkan dengan jamuan makan malam bersama para juara, orang tua, guru, dan kepala sekolah.

Gambar Gravatar
Wartawan berita daerah yang konsisten mengikuti perkembangan isu regional, kebijakan pemerintah setempat, serta berbagai peristiwa penting di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *