Alaku
Alaku

Raih Perak Kejurnas, Septa Fatjrin Diproyeksikan KONI Bengkulu Menuju Pra-PON 2027

Raih Perak Kejurnas, Septa Fatjrin Diproyeksikan KONI Bengkulu Menuju Pra-PON 2027
Daftar Isi: [Sembunyikan] [Tampilkan]

Bengkulu — Medali perak Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik Junior 2026 menjadi pijakan baru bagi atlet muda Bengkulu, Septa Fatjrin. Setelah tampil di nomor lempar lembing putri di Jakarta, Septa kini didorong untuk masuk pembinaan KONI Provinsi Bengkulu dan dipersiapkan menghadapi Pra-PON 2027.

Ketua Harian KONI Provinsi Bengkulu, Dali Sukma, mengatakan capaian Septa layak diapresiasi sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan pembinaan menuju ajang olahraga yang lebih besar.

Hal itu disampaikan Dali saat menerima audiensi Septa Fatjrin di Sekretariat KONI Bengkulu, Senin (6/7/2026). Dalam pertemuan tersebut, Dali didampingi Wakil Ketua Umum II Affan Setiawan dan Wakil Ketua Umum VI Edi Sujatmiko.

“KONI menyampaikan ucapan selamat kepada Septa Fatjrin atas keberhasilan bawa pulang medali perak Kejurnas,” kata Dali.

Septa meraih medali perak melalui nomor lempar lembing putri dengan catatan lemparan terbaik sejauh 33,40 meter. Medali emas pada nomor tersebut diraih atlet dari DKI Jakarta.

Dali mengatakan pencapaian di tingkat nasional membutuhkan perjuangan dan konsistensi. Karena itu, ia meminta Septa menjadikan hasil tersebut sebagai pemacu untuk meningkatkan prestasi sekaligus mulai mempersiapkan diri menghadapi rangkaian menuju PON 2028.

“Kami berharap prestasi ini jadi cambuk untuk berprestasi lebih baik lagi ke depan. Tahun 2028 kelak sudah bergulir PON, maka Septa untuk fokus menghadapi perhelatan olahraga multi event empat tahunan itu,” tegas Dali.

KONI Bengkulu juga berencana mengusulkan Septa masuk dalam program pembinaan atlet. Dengan demikian, persiapan menghadapi Pra-PON 2027 dapat dilakukan secara lebih terarah.

“Nanti saya koordinasikan sama bidang organisasi—Septa untuk diusul masuk atlet pembinaan KONI. Juga Septa untuk fokus latihan persiapkan diri hadapi Pra-PON 2027,” imbuh Dali.

Empat Kali Berprestasi di Tingkat Nasional

Pelatih atletik Pengprov PASI Bengkulu, Pahmi Ridwan, mengatakan medali perak di Jakarta bukanlah prestasi pertama Septa di tingkat nasional. Atlet yang turun di nomor lempar lembing itu telah mengoleksi sejumlah pencapaian dalam beberapa kejuaraan sebelumnya.

“Prestasi ini yang keempat bagi Septa di pentas nasional. Pada beberapa ajang sebelumnya, ia juga mencatat prestasi bagus. Prestasi ini tak lepas semangat juang yang tinggi, meski kadang kala harus mandiri untuk tampil di berbagai ajang,” jelas Pahmi.

Catatan prestasi Septa antara lain medali perunggu Kejurnas PPLP SKO K Babel 2024. Pada 2025, ia meraih emas dan perak dalam Kejuaraan Nasional Sentra Pembibitan Olahraga Berbakat Nasional (SPOBNAS). Terbaru, ia membawa pulang perak Kejurnas Atletik Junior 2026 dengan lemparan terbaik 33,40 meter.

Perjalanan pembinaan Septa juga sempat berlangsung di PPLP Bumi Ayu selama tiga tahun, yakni 2022-2025. Namun setelah program tersebut ditiadakan, Septa melanjutkan latihan secara mandiri.

Di tengah keterbatasan tersebut, dukungan keluarga dan pelatih menjadi bagian penting dalam perjalanan prestasinya. Septa mengatakan dirinya berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas, tetapi memiliki lingkungan keluarga yang dekat dengan olahraga atletik.

“Saya dari keluarga yang terbilang kurang mampu. Tapi semangat meraih prestasi sangat kuat,” kata siswi kelas 3 SMAN 6 Bengkulu tersebut.

Septa menyebut kakaknya juga merupakan atlet atletik. Dukungan keluarga membuatnya tetap menjalani latihan dan mempertahankan target prestasi meski kini harus berlatih secara mandiri.

Rangkaian prestasi tersebut menjadi catatan penting dalam perjalanan Septa sebagai atlet muda Bengkulu. Dengan rencana masuk pembinaan KONI, fokus berikutnya diarahkan pada persiapan menuju Pra-PON 2027 sebagai tahapan sebelum menghadapi PON 2028. (ADV)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan