Alaku

Lebong – PT Mutiara Iman Bengkulu menggelar kegiatan manasik umroh bagi jamaah yang akan berangkat ke Tanah Suci pada awal tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Restoran FIPPO, Desa Karang Dapo, Kecamatan Bingin Kuning, Kabupaten Lebong, Minggu (14/6/2026), itu diikuti puluhan calon jamaah dari Kabupaten Lebong maupun sejumlah daerah lainnya di Provinsi Bengkulu.

Sejak pagi, para peserta mengikuti rangkaian pembekalan dengan penuh antusias. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan lantunan talbiyah yang menciptakan suasana religius menjelang persiapan keberangkatan ibadah umroh.

Direktur PT Mutiara Iman Bengkulu, Ustadz Pratikno, memimpin langsung pelaksanaan manasik tersebut. Kegiatan juga dihadiri Penasehat PT Mutiara Iman Bengkulu Hamzah, M.Pd, Ustadz Efendi, jajaran manajemen perusahaan, serta Kepala Cabang Kabupaten Lebong, Sabandi.

Dalam kesempatan itu, Sabandi mengatakan kehadiran PT Mutiara Iman Bengkulu diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin menunaikan ibadah umroh dengan pelayanan yang aman dan nyaman. Menurutnya, perusahaan telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung untuk menunjang perjalanan jamaah.

Ia menjelaskan jamaah akan menggunakan maskapai Garuda Indonesia maupun Saudi Airlines serta didukung akomodasi hotel berbintang di Mekkah dan Madinah. Selain itu, para peserta juga mendapatkan pembekalan menyeluruh terkait pelaksanaan ibadah maupun teknis perjalanan.

Sementara itu, Ustadz Pratikno menegaskan bahwa manasik merupakan tahapan penting agar jamaah memahami tata cara ibadah umroh sesuai tuntunan syariat sebelum berangkat ke Tanah Suci.

“Manasik ini bertujuan membekali jamaah agar memahami tata cara umroh sesuai tuntunan, sehingga ibadah dapat dilaksanakan dengan khusyuk dan tertib,” ujar Pratikno.

Selain materi manasik, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai tata tertib perjalanan, perlengkapan yang perlu dipersiapkan, hingga berbagai hal teknis selama berada di Arab Saudi. Pembekalan tersebut diberikan agar jamaah siap secara mental, fisik, dan administratif.

Aspek kesehatan turut menjadi perhatian dalam kegiatan ini. Manajemen PT Mutiara Iman Bengkulu memberikan edukasi kepada jamaah mengenai pentingnya menjaga kondisi tubuh dan stamina selama menjalani rangkaian ibadah umroh.

“Kondisi fisik yang prima sangat menentukan kelancaran ibadah. Persiapan kesehatan harus dilakukan sejak sebelum keberangkatan,” jelasnya.

Menjelang akhir kegiatan, suasana semakin khidmat saat Ustadz Efendi menyampaikan materi mengenai makna spiritual ibadah umroh dan memandu simulasi pelaksanaan thawaf. Para jamaah diajak memahami bahwa ibadah umroh bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga momentum memperkuat keimanan dan kedekatan kepada Allah SWT.

Kegiatan manasik kemudian ditutup dengan doa bersama untuk memohon kelancaran perjalanan serta kemabruran ibadah seluruh jamaah. PT Mutiara Iman Bengkulu berharap pembekalan tersebut menjadi bekal penting bagi jamaah dalam menjalankan ibadah umroh dengan nyaman, tertib, dan penuh kekhusyukan pada keberangkatan tahun 2026.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan