Rejang Lebong – Polsek Padang Ulak Tanding (PUT) mengimbau masyarakat yang melintas di jalur Curup–Lubuklinggau, khususnya saat arus mudik Lebaran, agar tidak ragu meminta pengawalan kepolisian usai terjadinya aksi pencurian dengan kekerasan di kawasan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong, Rabu (18/3/2026). Polisi menegaskan pelaku saat ini masih diburu, meski identitasnya sudah dikantongi.
Kapolsek Padang Ulak Tanding AKP Edi Hermanto Purba mengatakan, peristiwa begal itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di Jalan Lintas Curup–Lubuklinggau, tepatnya di wilayah Kecamatan Binduriang. Dalam kejadian itu, korban mengalami tiga luka tusuk di bagian tubuh akibat serangan pelaku.
“Ya, baik. Kami dari Polsek Padang Ulak Tanding Polres Rejang Lebong membenarkan bahwa benar telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang terjadi pada hari ini sekira pukul 16.30 di Jalan Lintas Curup Lubuklinggau, tepatnya di Kecamatan Binduriang, di mana korban mengalami luka tusuk sebanyak tiga tempat pada bagian tubuhnya akibat perbuatan pelaku,” kata AKP Edi Hermanto Purba.
Menurutnya, polisi saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. AKP Edi menyebut identitas terduga pelaku sudah diketahui, namun keberadaannya masih dalam penyelidikan.
“Jadi kami dari Polsek Padang Ulak Tanding saat ini sedang melakukan pengejaran pelaku karena identitas pelaku sudah kita ketahui, namun keberadaannya sedang dilakukan penyelidikan,” ujarnya.
Setelah menerima informasi kejadian, personel Polsek PUT langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga membantu proses evakuasi korban ke rumah sakit agar segera mendapatkan pertolongan medis.
Selain itu, aparat menemukan sejumlah barang milik korban yang tertinggal di lokasi dan tidak sempat dibawa kabur pelaku. Polisi juga mengamankan alat yang diduga digunakan pelaku saat menjalankan aksinya.
“Setelah mendengar kejadian, kami dari Polsek melakukan olah TKP dengan mendatangi TKP, kemudian membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Dan kami di TKP juga menemukan ada beberapa barang milik korban yang tidak dibawa oleh pelaku, begitu juga dengan alat yang digunakan oleh pelaku juga sudah kami temukan,” kata Edi.
Kapolsek kemudian mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak takut melintas saat musim mudik. Namun, masyarakat diminta lebih waspada dan memanfaatkan layanan pengawalan yang disiapkan polisi untuk menjamin keamanan perjalanan.
“Jadi kami dari Polsek Padang Ulak Tanding menghimbau kepada masyarakat tetap melaksanakan mudik dengan aman dengan cara meminta pengawalan dari kami Polsek Padang Ulak Tanding ataupun di Pos Pelayanan Taba Padang,” ujarnya.
Ia memastikan jajaran kepolisian siap memberikan pelayanan kepada masyarakat agar perjalanan mudik menuju kampung halaman tetap aman dan lancar. Menurutnya, pengawalan bisa dimanfaatkan sebagai langkah antisipasi di jalur yang dinilai rawan.
“Sehingga perjalanan mudik masyarakat yang akan merayakan Idul Fitri berjalan dengan aman dan sampai ke tujuan dengan selamat. Jadi tetap tidak usah takut, kami siap memberikan pelayanan yang terbaik buat masyarakat,” tambahnya.
Sebelumnya, kronologi kejadian juga diungkap warga yang berada di sekitar lokasi. Salah satu saksi mata, Thomas, mengatakan dirinya bersama lima warga lain berlari ke lokasi setelah melihat adanya aksi penodongan, lalu mengevakuasi korban ke Puskesmas Binduriang menggunakan mobil warga.
“Betul tadi pas melihat ada aksi penodongan kami bersama 5 warga lainnya berlarian menuju lokasi kejadian dan membawa korban ke Puskesmas Binduriang memakai mobil saudara Toples, warga Blitar,” kata Thomas.
Korban kemudian mendapat penanganan awal di Puskesmas Binduriang sebelum dirujuk ke rumah sakit di Kota Lubuklinggau. Dari keterangan warga, sepeda motor matik milik korban dibawa kabur pelaku, sementara korban mengalami sejumlah luka tusukan akibat serangan senjata tajam.
Hingga kini, polisi masih memburu pelaku dan mendalami seluruh rangkaian peristiwa. Dengan identitas yang telah dikantongi dan barang bukti yang ditemukan di lokasi, aparat berharap kasus begal di jalur lintas Curup–Lubuklinggau itu segera terungkap.







