Pasangan AMIN Ingin Tarik Perusahaan Anker di Jakarta

Dalam pidatonya, Syaikhu menyoroti inisiatif Anies Baswedan ketika ia menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. “Kita punya pengalaman ketika Mas Anies Baswedan menjadi Gubernur DKI, beliau punya program yang sangat bagus yaitu ingin menarik saham dari salah satu perusahaan bir, ternyata itu nggak bisa dilakukan,” ujar Syaikhu.
Lebih lanjut, Syaikhu menjelaskan bahwa penarikan saham Pemprov DKI Jakarta di Anker Bir menghadapi penolakan dari partai besar. Meskipun Syaikhu tidak merinci partai mana yang menolak rencana tersebut, pernyataannya menunjukkan bahwa ada hambatan politik yang menghalangi pelaksanaan program tersebut.
“Pasalnya, partai-partai besar ternyata nggak ingin terjadi penarikan saham. Akhirnya nggak terwujud,” tambah Syaikhu dalam pidatonya.
Syaikhu mengungkapkan bahwa PDIP tidak setuju dengan rencana tersebut, yang mengindikasikan perbedaan pandangan antara PDIP dan Anies Baswedan pada saat itu. “PDI-P nggak setuju,” ujar Syaikhu.
Lebih lanjut, Syaikhu menyampaikan harapannya untuk Pemilu 2024 yang akan datang. Dia mengungkapkan bahwa PKS berharap pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) atau AMIN bisa memenangkan pemilihan presiden dan wakil presiden. Selain itu, dia menyerukan dukungan bagi partai-partai pengusung pasangan AMIN, yaitu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), dan PKS.





