Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu mencatat sebanyak 27.885 warga telah tercover program BPJS Kesehatan gratis hingga 1 April 2026, sebagai bagian dari skema Universal Health Coverage (UHC) yang terus diperluas.
Program ini menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat, khususnya warga tidak mampu, mendapatkan akses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya.
Tahun ini, Pemkot Bengkulu mengalokasikan anggaran hampir Rp13 miliar guna membiayai kepesertaan BPJS gratis tersebut.
Kepala Bagian Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu Ricco Hanggara mengatakan, program ini terbukti memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan layanan medis.
“Program ini sangat membantu masyarakat. Ketika sudah terdaftar BPJS gratis, mereka yang sakit dan membutuhkan biaya besar tidak perlu takut lagi karena sudah dijamin,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran BPJS gratis membuat warga dapat langsung mengakses layanan rumah sakit tanpa harus memikirkan biaya pengobatan yang kerap menjadi kendala utama.
Pemkot Bengkulu juga terus mendorong perluasan cakupan peserta agar tidak ada lagi warga kurang mampu yang belum terakomodasi.
Seluruh camat diminta aktif mendata dan memastikan masyarakat yang memenuhi kriteria segera terdaftar dalam program tersebut.
Langkah ini sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan jaminan kesehatan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Program BPJS gratis sendiri merupakan inisiatif yang telah dimulai sejak kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota periode 2018–2023 Helmi Hasan dan Dedy Wahyudi, dan kini dilanjutkan oleh Wali Kota Dedy Wahyudi bersama Wakil Wali Kota Ronny P.L Tobing.
Dengan cakupan yang terus bertambah, Pemkot Bengkulu optimistis program ini akan semakin memperkuat perlindungan sosial sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.





