Bengkulu Lampaui Nasional, Indeks Daya Saing Daerah 2025 Capai Skor 3,60
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) saat serahkan sertifikat apresiasi bernomor B-1608/I/KS.02/2/2026 kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Senin (20/4/26)(foto: Pemprovbkl)

Bengkulu Lampaui Nasional, Indeks Daya Saing Daerah 2025 Capai Skor 3,60

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu – Provinsi Bengkulu mencatat capaian Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2025 di atas rata-rata nasional dengan skor 3,60, menegaskan penguatan kinerja daerah dalam bidang inovasi dan daya saing.

Penghargaan tersebut diberikan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui sertifikat apresiasi bernomor B-1608/I/KS.02/2/2026 yang diterima Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida).

Sertifikat diserahkan Ketua Tim Manajemen Riset dan Inovasi Daerah Regional 3 BRIN, Muhammad Zulhamdani, kepada Kepala Bapperida Provinsi Bengkulu Yuliswani, dalam kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Ibdis Bapperida, Senin (20/4/2026).

Muhammad Zulhamdani menjelaskan, penilaian IDSD dilakukan setiap tahun oleh BRIN dan menjadi indikator penting dalam mengukur kemampuan daerah bersaing secara nasional.

“Provinsi Bengkulu untuk tahun ini nilainya lebih tinggi dari rata-rata nasional yaitu 3,45 dan menjadi salah satu tolak ukur bagi daerah untuk merancang daya saingnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, capaian Bengkulu menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun hingga mampu melampaui rata-rata nasional.

Penilaian tersebut didasarkan pada 12 pilar utama, mulai dari aspek institusi, stabilitas ekonomi, hingga indikator lainnya yang mencerminkan kekuatan daya saing daerah.

Selain penyerahan penghargaan, kunjungan BRIN juga diisi dengan pembahasan penguatan daya saing daerah melalui pengembangan produk unggulan di sektor perikanan dan pertanian.

Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama BRIN tengah menjajaki kerja sama melalui Nota Kesepakatan Sinergisitas (NKS) untuk mendorong pengembangan agroindustri berbasis potensi lokal.

BRIN juga akan memberikan rekomendasi kebijakan kepada Gubernur Bengkulu terkait arah pengembangan sektor tersebut sebagai bagian dari strategi peningkatan daya saing daerah ke depan.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pejabat BRIN, Kepala Bapperida, serta tim peneliti dan tenaga teknis yang terlibat dalam pengembangan riset dan inovasi daerah.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *