
Dalam laporan yang sama, harta kekayaan Syarifudin juga mencakup alat transportasi dan mesin dengan total nilai Rp900 juta. Rinciannya antara lain mobil Suzuki Jimny tahun 2020 senilai Rp300 juta, Mitsubishi Strada Triton tahun 2010 senilai Rp100 juta, serta Honda WRV RS tahun 2023 senilai Rp200 juta.
Selain itu, terdapat harta bergerak lainnya sebesar Rp300 juta. Ia juga melaporkan kas dan setara kas sebesar Rp200 juta serta harta lainnya senilai Rp800 juta.
Secara keseluruhan, nilai aset yang dilaporkan mencapai Rp7,1 miliar. Namun dalam laporan tersebut Syarifudin juga tercatat memiliki utang sebesar Rp1,5 miliar.
Dengan demikian total harta kekayaan Syarifudin yang tercatat dalam LHKPN mencapai Rp5,6 miliar.
Redaksi Repoeblik.com telah berupaya mengonfirmasi terkait data LHKPN tersebut melalui nomor WhatsApp yang biasa digunakan Syarifudin. Namun hingga berita ini diterbitkan, pesan yang dikirim belum mendapat respons.
Halaman : 1 2
Tinggalkan Balasan