Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu mulai merealisasikan langkah strategis dalam menata kawasan wisata Pantai Panjang dengan membangun lima unit gazebo percontohan. Kebijakan ini menjadi terobosan Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dalam menghadirkan fasilitas publik yang lebih aman, nyaman, sekaligus bebas dari praktik pungutan liar yang selama ini dikeluhkan wisatawan.
Pembangunan gazebo percontohan tersebut dirancang sebagai standar fasilitas resmi yang dikelola langsung oleh Pemerintah Kota Bengkulu. Langkah ini diambil sebagai respons atas maraknya lapak liar serta ulah oknum pedagang yang mematok tarif sewa pondok dengan harga tidak wajar, mulai dari Rp150 ribu, Rp200 ribu, bahkan hingga Rp1 juta.
Melalui penataan ini, Dedy Wahyudi menargetkan sebanyak 100 pondok wisata resmi akan berdiri di sepanjang garis Pantai Panjang pada tahun 2026 mendatang. Keberadaan fasilitas resmi tersebut diharapkan mampu menggantikan lapak-lapak tidak teratur sekaligus menjamin kenyamanan pengunjung.
Dedy menegaskan, seluruh gazebo yang dibangun pemerintah nantinya dapat digunakan secara gratis oleh masyarakat dan wisatawan. Siapa pun diperbolehkan memanfaatkannya untuk beristirahat dan menikmati panorama Pantai Panjang tanpa dipungut biaya.
Kebijakan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Melalui kolom komentar di laman Facebook Info Media Center Kota Bengkulu, sejumlah warganet menyampaikan dukungan dan apresiasi terhadap langkah Pemkot Bengkulu.
“Mantap Pak Wali, agar orang yang berkunjung ke Pantai Panjang merasa nyaman dan tidak diuber-uber lagi,” tulis akun Wiwik Rahman.
Sementara itu, akun Hardianto Lakitan berharap realisasi pembangunan gazebo milik pemerintah dapat dipercepat. Menurutnya, kondisi saat ini sudah cukup memprihatinkan karena tarif duduk yang diterapkan oknum pedagang dinilai tidak sehat bagi iklim pariwisata daerah.
Warga juga mengusulkan agar pada setiap gazebo nantinya dipasang pengumuman yang jelas bahwa fasilitas tersebut merupakan milik pemerintah dan diperuntukkan bagi umum secara gratis, guna mencegah klaim sepihak dari oknum tertentu.
Dengan dimulainya pembangunan gazebo percontohan ini, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi berharap citra pariwisata Pantai Panjang dapat kembali pulih. Penataan yang lebih tertib dan transparan diyakini akan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan pertumbuhan ekonomi lokal secara lebih sehat.







