Alaku

Diabetes Ringan Sering Diabaikan karena Gejalanya Mirip Capek Biasa

Diabetes Ringan Sering Diabaikan karena Gejalanya Mirip Capek Biasa / foto dok detikcom

Bengkulu Ciri diabetes ringan kerap disalahartikan sebagai rasa capek biasa. Padahal, kondisi seperti pradiabetes bisa jadi pertanda awal terganggunya metabolisme tubuh akibat gangguan insulin. Saat insulin tidak bekerja optimal, sel tubuh kesulitan menyerap glukosa sebagai sumber energi, meski kadar gula darah tinggi.

Menurut Medical News Today, makanan yang masuk ke tubuh akan diubah menjadi glukosa, lalu diserap oleh sel-sel tubuh dengan bantuan insulin. Pada penderita diabetes, pankreas bisa jadi tidak menghasilkan cukup insulin, atau insulin yang ada tidak bekerja efektif. Akibatnya, glukosa menumpuk di darah namun tidak digunakan oleh sel.

Tingkat Keparahan Diabetes Berdasarkan Pemeriksaan

Tingkat keparahan diabetes dibagi berdasarkan hasil laboratorium:

  • Normal: Gula darah puasa <100 mg/dL, A1C <5,7%
  • Pradiabetes: Gula darah puasa 100–125 mg/dL, A1C 5,7–6,4%
  • Diabetes: Gula darah puasa ≥126 mg/dL, A1C ≥6,5%

Meskipun pradiabetes jarang menunjukkan gejala, ada sejumlah kondisi fisik yang patut diwaspadai.

Gejala Capek yang Bisa Jadi Ciri Diabetes

  1. Cepat Lapar dan Letih
    Gangguan insulin menyebabkan glukosa gagal diserap, sehingga tubuh kekurangan energi. Kondisi ini menyebabkan tubuh terasa lemas dan cepat lapar (polifagia).
  2. Cepat Haus dan Sering Buang Air Kecil
    Kadar gula darah tinggi membuat ginjal bekerja keras membuang glukosa lewat urine. Ini menyebabkan dehidrasi dan rasa haus berlebihan (polidipsi), disertai poliuria.
  3. Berat Badan Turun Tanpa Sebab Jelas
    Karena sel tidak mendapat energi dari glukosa, tubuh mulai membakar lemak dan otot sebagai cadangan energi. Akibatnya, terjadi penurunan berat badan mendadak.

Cegah Diabetes dengan Gaya Hidup Sehat

Pradiabetes masih bisa dicegah agar tidak berkembang menjadi diabetes tipe 2. Dua langkah sederhana tapi efektif menurut American Diabetes Association:

  1. Menurunkan Berat Badan
    Penurunan berat badan 5–7 persen melalui diet dan olahraga bisa menurunkan risiko diabetes hingga 60 persen.
  2. Olahraga Teratur
    Aktivitas fisik 150 menit per minggu (30 menit per hari selama 5 hari) bisa meningkatkan sensitivitas insulin dan menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Mengenali sejak dini ciri diabetes ringan sangat penting agar langkah pencegahan dapat dilakukan tepat waktu, sebelum berkembang menjadi kondisi kronis yang lebih serius.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan