Sekda Herwan Antony: Festival Tabot 2025 Tetap Bermakna Meski Ada Efisiensi Anggaran
Bengkulu – Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antony, menegaskan bahwa Festival Tabot tetap menjadi bagian penting dari kalender event pariwisata nasional. Meskipun saat ini pemerintah tengah melakukan efisiensi anggaran, hal...
BengkuluBengkulu – Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antony, menegaskan bahwa Festival Tabot tetap menjadi bagian penting dari kalender event pariwisata nasional. Meskipun saat ini pemerintah tengah melakukan efisiensi anggaran, hal tersebut tidak mengurangi makna dan semangat pelaksanaan Festival Tabot 2025.
“Festival Tabot 2025 insyaallah akan lebih membumi dibanding tahun-tahun sebelumnya, meskipun ada efisiensi anggaran,” ujar Herwan Antony, Rabu (25/6/2025).
Dalam pelaksanaan tahun ini, kata Herwan, event organizer (EO) yang bertanggung jawab atas festival telah merancang konsep yang lebih terbuka dan inklusif. Salah satu fokus utama adalah memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati perhelatan budaya tahunan ini.
“Dari arahan Gubernur, EO wajib memfasilitasi masyarakat disabilitas agar bisa ikut berbaur dan menyaksikan Festival Tabot secara nyaman,” tegas Herwan.
Sementara itu, perwakilan dari EO PT Area Corp, Rico, menyampaikan bahwa pihaknya akan menyediakan 15 tenda UMKM secara gratis bagi masyarakat yang ingin berjualan di lokasi festival.
“Kami siapkan 15 tenda gratis untuk membantu rakyat, khususnya pelaku usaha kecil, yang ingin berjualan di area Festival Tabot di Sport Center Pantai Panjang,” jelas Rico.
Rapat koordinasi tersebut juga dihadiri oleh perwakilan kelompok budaya Tabot, Forkopimda, serta jajaran dinas terkait, yang turut mendengarkan pemaparan teknis dari pihak penyelenggara.
Festival Tabot sendiri merupakan warisan budaya yang rutin digelar setiap tahun di Kota Bengkulu, dan menjadi daya tarik utama wisata religi dan budaya di Provinsi Bengkulu.













