Alaku

Bengkulu – Setelah perjalanan dari Batam sejak Minggu lalu, dua kapal besar, Kapal Keruk CSD Costa Fortuna 3 dan AHT Costa Fortuna 5, akhirnya bersandar di Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu, Kamis (22/5/2025). Kedatangan kapal ini disebut-sebut sebagai penentu nasib mobilitas warga Pulau Enggano yang terganggu akibat pendangkalan alur pelabuhan.

“Alhamdulillah kapal sudah bersandar. Terima kasih semua pihak atas partisipasinya,” ujar Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dengan nada optimis.

Helmi meyakini, kehadiran kapal keruk ini menjadi titik balik bagi kelancaran transportasi laut yang selama beberapa pekan terakhir tersendat. Dampaknya cukup signifikan, pasokan BBM hingga kebutuhan pokok ke Enggano ikut terganggu.

“Insya Allah alur kembali lancar, begitu juga dengan aktivitas warga,” tambahnya.

Warga kini menanti aksi cepat kapal ini bekerja. Apakah benar ini jadi akhir dari krisis pendangkalan? Kita tunggu hasilnya dalam beberapa hari ke depan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan