699 Pejabat Pemkot Bengkulu Jalani Asesmen, Walikota Dedy Cari Pemimpin Sekolah dan Puskesmas Berkualitas

Bengkulu – Sebanyak 699 pejabat di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mengikuti asesmen yang digelar di ruang Hidayah I, kantor Walikota Bentiring, selama tiga hari hingga Selasa (30/9). Asesmen ini menjadi langkah strategis dalam pemetaan kompetensi dan potensi ASN, sekaligus dasar pengambilan keputusan objektif untuk pengembangan karier dan penempatan jabatan.
Peserta asesmen terdiri dari pejabat administrator (149 orang), pejabat pengawas (196 orang), Kepala SMP (24 orang), Kepala SD (80 orang), Kepala Puskesmas (19 orang), serta pejabat fungsional (231 orang). Materi yang diujikan meliputi tes psikotes dan tes reflektif.
Pada hari pertama, asesmen diikuti oleh seluruh kepala sekolah SD dan SMP se-Kota Bengkulu serta para Kepala Puskesmas. Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menjaring pemimpin sekolah dan puskesmas yang kompeten dan berdedikasi.
“Intinya kita ingin mencari calon-calon kepala sekolah yang memang punya kemampuan, inovasi, lalu bisa membawa anak-anaknya menjadi pintar. Puskesmas juga demikian, saya ingin mencari beberapa Kepala Puskesmas yang bekerja dengan ikhlas, mampu memberikan karya terbaik bagi daerah,” tegas Dedy.
Selain untuk pemetaan kompetensi, asesmen juga menjadi instrumen transparan dalam mendukung kebijakan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). Walikota menyebut hasil asesmen akan dikaji bersama BKPSDM, Sekda, dan stakeholder terkait sebagai bahan pertimbangan keputusan.
“Saya tengok juga nanti kanan-kiri hasil individunya. Misal hasil dengan BKPSDM, Sekda, kemudian stakeholder yang lain. Bagaimana kepala sekolah ini, bagaimana kapuskes ini, jadi ada banyak variabel yang akan menjadi penentuan,” ujarnya.
Kepala BKPSDM Kota Bengkulu, Achrawi, dalam laporannya menambahkan bahwa asesmen ini digelar untuk meningkatkan kompetensi ASN, memetakan potensi pegawai agar ditempatkan pada posisi yang tepat, sekaligus menjadi dasar promosi jabatan.
“Asesmen ini juga membuktikan bahwa ASN Kota Bengkulu memiliki kualitas dan profesionalisme yang dibutuhkan untuk memberikan pelayanan publik yang baik dan optimal,” jelas Achrawi.






