Bengkulu – Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa lokasi di Kota Bengkulu untuk meningkatkan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dan memastikan ketersediaan bahan bakar serta harga gas elpiji tetap terkendali selama bulan suci Ramadan.
Didampingi Kepala Dinas ESDM Provinsi Bengkulu, Doni Swabuana, Wagub Mian mengunjungi Kantor Dinas ESDM Provinsi Bengkulu pada Rabu (19/3). Ia menginstruksikan seluruh ASN untuk bekerja cepat dan tepat selama Ramadan.
Selain itu, Wagub Mian juga melakukan sidak di Pasar Panorama Bengkulu menanggapi keluhan masyarakat terkait kemacetan yang sering terjadi di kawasan tersebut.
Masalah melonjaknya harga gas elpiji 3 kg di Kota Bengkulu juga menjadi perhatian serius Wagub Mian. Bersama sejumlah kepala OPD dan perwakilan Pertamina, ia meninjau langsung pangkalan dan warung eceran, memastikan distribusi dan harga tetap terkendali.
Sidak tersebut dimulai di Pangkalan Gas Elpiji 3 Kg di Jalan Danau. Mian menegaskan agar stok dan distribusi berjalan lancar, terutama pada minggu ketiga Ramadan ketika kebutuhan rumah tangga meningkat.
Dua pangkalan utama yang disambangi adalah Pangkalan Bulang Putra di Jalan Danau dan Pangkalan Khairunisak di Sawah Lebar. Di lokasi terakhir, Wagub Mian bahkan menimbang tabung gas untuk memastikan isinya sesuai standar. Ia juga menginstruksikan pangkalan memasang stiker harga eceran tertinggi (HET) dengan jelas.
Selain memastikan ketersediaan gas elpiji, Wagub Mian juga meninjau dua SPBU di Kota Bengkulu. Bersama Sales Area Manager Pertamina Bengkulu, Farid, ia menegaskan agar SPBU tidak melayani pengendara yang menggunakan tangki modifikasi saat pengisian BBM.
Pertamina Bengkulu sendiri telah menyiapkan 10 SPBU yang beroperasi 24 jam untuk melayani masyarakat dengan baik selama periode Lebaran.





