Siswa 8 Tahun Asal Bandung Raih Top 2 Dunia di Neo Science 2025
“Ada kadal, iguana,” ujar Novita.
Bahkan, Natanael sempat mengutarakan keinginan memelihara buaya, meski belum mendapat izin dari orang tuanya.
“Dari dulu sudah pengin pelihara buaya, tapi enggak pernah boleh sama Mama,” katanya polos, yang disambut tawa oleh KDM dan kedua orang tuanya.
Dalam kesempatan terpisah, Natanael mengaku tidak memiliki metode belajar khusus. Ia rutin meluangkan waktu sekitar 30 menit setiap hari untuk membaca serta mengerjakan soal sains dan matematika.
“Belajarnya simpel aja, sains sama matematika,” ujar Natanael, dikutip dari laman Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Rabu (11/2/2026).
Prestasi tersebut juga mendapat apresiasi dari Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Ia menilai capaian Natanael menunjukkan potensi besar generasi muda Indonesia di bidang sains.
“Kota Bandung sangat bangga karena menjadi tempat lahir anak luar biasa seperti Natanael. Kita membutuhkan anak-anak yang sejak awal memang bercita-cita menjadi saintis. Tapi saya ingin menekankan, Natanael ini masih prodigi. Biarkan ia tumbuh bahagia, melewati masa remaja dan pendewasaan dengan baik, supaya seluruh potensinya bisa berkembang optimal,” kata Farhan.






