Prihatin Konflik Petani Bengkulu Selatan, Ketua DPD RI Gerak Cepat Utus Stafsus ke Lapangan
Peristiwa yang ditengarai akibat konflik agraria antara masyarakat setempat dan PKS tersebut terjadi setelah puluhan warga Pino melakukan aksi protes karena lahan perkebunan yang masih berstatus sengketa digusur oleh perusahaan sebagai akses jalan.
Sultan berharap semua pihak terkait dapat duduk bersama bermusyawarah mencari solusi terbaik. Ia juga mengecam keras tindakan oknum security pabrik yang merespons aksi protes warga dengan tembakan senjata api. “Saya kira hal ini harus diusut secara serius,” ujarnya.
Menurut Sultan, peristiwa berdarah ini dipicu konflik agraria yang tak kunjung diselesaikan. “Kami tidak ingin menyalahkan siapapun, tapi pabrik PKS harus bertanggung jawab atas kerugian yang dialami para korban.”
“Secara normal tidak ada petani atau masyarakat yang berani berhadapan dengan oknum bersenjata api, kecuali jika hal yang diperjuangkannya adalah lahan hidup-mati keluarganya,” ungkapnya.
Sultan berharap masyarakat Pino tetap tenang dan menahan diri. “Kami akan minta pihak kepolisian menindak tegas oknum pelaku penembakan tersebut,” tutupnya.





