Pj Gubernur Sumsel Minta Anggaran Desa Dipakai Tangani Karhutla
Sumatera Selatan, Alaku News – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Agus Fatoni, telah mengeluarkan permintaan kepada seluruh pihak untuk berkontribusi aktif dalam upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin memprihatinkan di wilayahnya. Menurut Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni, anggaran desa juga bisa dimanfaatkan untuk mendukung upaya penanganan karhutla.
“Teknik pembukaan lahan ini tidak tepat dan berlangsung berulang-ulang, bahkan menyebabkan kondisi semakin parah. Nah, jika pengelolaan infrastruktur air buruk, lambat penanganan juga akan bikin makin parah,” ungkap Agus Fatoni pada Rabu, 11 Oktober 2023.
Pj Gubernur Sumsel, Agus Fatoni juga mengungkapkan data karhutla pada tahun 2015 yang cukup mengkhawatirkan, di mana luasan lahan yang terbakar mencapai 2,61 juta hektare. Dampak dari kebakaran tersebut tidak hanya merugikan lingkungan, tetapi juga menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan, dengan total mencapai Rp 221 triliun. Angka ini mencapai dua kali lipat dari biaya rekonstruksi yang diperlukan pasca-tsunami di Aceh.
Dampak dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya merugikan wilayah di mana kebakaran terjadi, tetapi juga meluas ke daerah lain. Hal ini menjadi perhatian serius yang diungkapkan oleh Penjabat Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Agus Fatoni. Menurutnya, penanganan karhutla harus melibatkan sinergi bersama semua pihak, mengingat konsekuensinya yang berdampak luas.
“Dampaknya sangat luas, bahkan Palembang lebih parah kabut asapnya daripada di Ogan Komering Ilir (OKI). Belum lagi banyaknya penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan penyakit lainnya. Hal ini tidak hanya mengganggu kesehatan masyarakat, tetapi juga berpotensi mengganggu hubungan antarnegara, kegiatan belajar, transportasi udara, dan bahkan pariwisata,” ungkap Agus Fatoni.





