Bengkulu – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pembangunan daerah saat menghadiri jalan sehat Dies Natalis ke-44 Universitas Bengkulu, Minggu (19/4/2026). Ia menilai kemajuan Bengkulu tidak bisa dicapai tanpa sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan lembaga keuangan.
Dalam sambutannya di halaman rektorat kampus, Helmi menekankan peran strategis perguruan tinggi sebagai mitra pembangunan. Ia menyebut Universitas Bengkulu memiliki posisi penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul sekaligus pusat inovasi daerah.
“Universitas terbaik di dunia versi saya adalah Universitas Bengkulu, karena saya merupakan lulusan kampus ini. Saya berharap Universitas Bengkulu terus menjadi pusat keunggulan, melahirkan inovasi, serta menjadi mitra strategis pemerintah,” ujar Helmi.
Sebagai Gubernur sekaligus Ketua Ikatan Alumni Universitas Bengkulu, ia berharap kampus tersebut terus melahirkan lulusan yang mampu menjawab tantangan pembangunan, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Ia juga mendorong agar kegiatan kampus tidak hanya bersifat seremonial, tetapi berdampak langsung terhadap ekonomi masyarakat. Salah satunya melalui gagasan penyelenggaraan acara tahunan yang melibatkan pelaku usaha.
“Saya juga berharap Universitas Bengkulu dapat menggelar acara Semarak Merah Putih yang melibatkan UMKM, sehingga turut mendukung perputaran ekonomi,” katanya.
Sementara itu, Rektor Universitas Bengkulu Indra Cahyadinata menegaskan kegiatan jalan sehat ini menjadi ruang mempererat hubungan antar elemen. Menurutnya, momentum Dies Natalis tidak hanya dimaknai sebagai perayaan, tetapi juga penguatan kolaborasi.
“Ini merupakan ajang silaturahmi sekaligus meningkatkan kolaborasi, sehingga lulusan kita siap bersaing. Namun, tidak hanya prestasi akademik, semangat kekeluargaan juga harus kita rawat,” ujar Indra.
Kegiatan jalan sehat dilepas langsung oleh Gubernur Bengkulu, didampingi Rektor, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, unsur Forkopimda, alumni, serta sivitas akademika.
Rute yang ditempuh peserta dimulai dari halaman rektorat, melintasi sejumlah fakultas, keluar menuju kawasan SPBU Rawa Makmur, kemudian kembali ke kampus dan finis di titik awal dengan jarak sekitar 6.800 langkah.
Acara ditutup dengan pengundian ratusan hadiah, termasuk satu unit sepeda motor yang disumbangkan langsung oleh Gubernur Helmi Hasan.





