Bagas Kurniawan Lantik HMI Lubuklinggau, Aksi Walk Out Warnai Pelantikan
Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Bagas Kurniawan melantik kepengurusan baru HMI Cabang Lubuklinggau dalam seremoni di Hotel Cozy, Jalan Yos Sudarso, Sabtu malam (18/5/2026)

Bagas Kurniawan Lantik HMI Lubuklinggau, Aksi Walk Out Warnai Pelantikan

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Lubuklinggau – Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Bagas Kurniawan melantik kepengurusan baru HMI Cabang Lubuklinggau dalam seremoni di Hotel Cozy, Jalan Yos Sudarso, Sabtu malam (18/5/2026). Namun prosesi tersebut diwarnai aksi walk out sejumlah pengurus yang memunculkan dinamika internal organisasi.

Dalam pelantikan itu, Akbar Adi Guna resmi menjabat Ketua Umum HMI Cabang Lubuklinggau, didampingi Sekretaris Umum Habib Khoiri serta Mince Lupita sebagai Ketua Umum Kohati.

Situasi sempat berubah ketika Habib Khoiri bersama sejumlah pengurus dan komisariat Universitas PGRI Silampari (Unpari) memilih meninggalkan ruangan. Aksi tersebut menjadi sorotan dalam jalannya pelantikan yang sebelumnya berlangsung khidmat.

Meski demikian, agenda pelantikan tetap dilanjutkan dan dihadiri berbagai unsur penting daerah. Hadir perwakilan Pemerintah Kota Lubuklinggau melalui Staf Ahli III Asron Erwadi, Koordinator Presidium MD KAHMI Lubuklinggau Rinaldi Efendi, FORHATI, unsur Forkopimda seperti Polres dan Kodim 0406 Lubuklinggau, serta organisasi kepemudaan Cipayung Plus.

Selain itu, turut hadir Ketua Umum BADKO HMI Sumbagsel, Ketua Umum Kohati BADKO Sumbagsel, serta Rektor Unpari Rudi Erwandi.

Mengusung tema “Reaktualisasi Peran Kader HMI: Inovasi Intelektual, Solidaritas Organisasi, dan Adaptasi Teknologi”, pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi kader di tengah tantangan organisasi yang semakin kompleks.

Dalam sambutannya, Bagas Kurniawan menegaskan HMI harus tetap menjadi garda depan gerakan intelektual mahasiswa yang berlandaskan nilai keislaman dan keindonesiaan.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga marwah organisasi di tengah dinamika internal yang terjadi.

Sementara itu, alumni HMI Ali Aman menekankan pentingnya kepatuhan terhadap konstitusi organisasi sebagai pijakan utama gerakan.

“Konstitusi adalah kompas perjuangan. Jika itu ditinggalkan, maka organisasi hanya akan menjadi simbol tanpa ruh,” ujarnya.

Perwakilan Pemerintah Kota Lubuklinggau, Asron Erwadi, turut mengapresiasi pelantikan tersebut. Ia mendorong kader HMI agar berperan aktif sebagai agen perubahan dan menghadirkan solusi bagi masyarakat.

“Jaga marwah organisasi, perkuat kaderisasi, dan hadirkan gagasan nyata. Pemerintah Kota membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya,” katanya.

Pelantikan ini menjadi titik awal kepengurusan baru sekaligus ujian soliditas organisasi. Di tengah dinamika yang muncul, kader HMI Cabang Lubuklinggau diharapkan tetap menjaga integritas, memperkuat persatuan, dan mempertahankan peran sebagai organisasi kader yang independen dan kritis.

Gambar Gravatar
Jurnalis daerah yang fokus pada berita lapangan, perkembangan wilayah, dan berbagai kejadian penting dengan komitmen menghadirkan informasi yang cepat dan dapat dipercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *